Ketik disini

Sportivo

Bima dan Sumbawa Borong Juara

Bagikan

PRAYA–Crosser asal Bima dan Sumbawa memboyong habis semua juara A�pada final Kejurnas Motocross Seri I Regional III, di sirkuit Desa Selong Belanak, Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, kemarin. Para juara ini akan berlaga di seri terakhir di Bali dan grand final di Pulau Jawa.

a�?Selamat kami sampaikan kepada para juara,a�? kata panitia pendukung, Herman Suganda pada Lombok Post, usai menyaksikan babak final di sirkuit miliknya.

Crosser asal Bima dan Sumbawa, kata Herman telah menyisihkan 200 peserta, di 14 kelas perlombaan dari seluruh kabupaten/kota di NTB, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Bali. a�?Ternyata, daerah kita punya potensi crosser andal. Luar biasa,a�? ungkapnya.

Dia berharap pemerintah kabupaten/kota Bima dan Sumbawa memberikan arahan, bimbingan dan pembinaan kepada atlet mereka. Mereka mengharumkan nama daerah masing-masing, dilaga nasional di Desa Selong Belanak. a�?Saya selaku penyelenggara ikut pula membina mereka,a�? kata Herman.

Tujuannya, kata Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan Senggigi Lombok Barat tersebut, untuk memberikan kepastian hukum kepada crosser agar mereka meningkatkan kualitas kejuaraan, sehingga mampu menduduki posisi juara nasional, bahkan internasional. a�?Kenapa tidak kita punya mimpi seperti itu,a�? cetusnya.

Crosser yang mengikuti kejuaraan ahun ini terdiri dari dua klub yaitu, Reptil Lombok dan Tastura Loteng. Setiap peserta berhak menambah kelas perlombaan. Dengan catatan, mengikuti prosedur dan syarat yang berlaku. a�?Ada 14 kelas yang kami lombakan kali ini, masing-masing akan diwakili tiga orang untuk berlaga lagi,a�? katanya.

14 kelas yang dimaksud, terang Herman yaitu kelas kejurnas meliputi, jenis motor bebek standar pemula, bebek modifikasi 4T 110CC junior, bebek modifikasi 4T 125CC junior, bebek modifikasi 4T 110CC senior dan bebek modifikasi 4T 125CC senior. Terakhir, sport and trail senior.

Kemudian, sporting class meliputi, KLX pemula standar 155CC non juara, OMR KLX 250CC open, KLX pemula standar 150CC Loteng, campuran 2T 155CC dan 4T 250CC open. Selanjutnya, executive 35 tahun keatas, SE 50CC, SE 65CC dan SE 85CC.

a�?Kami sudah menyerahkan hadiah, berupa uang pembinaan dan piala,a�? katanya.

Pemberian hadiah, kata Herman berlaku pada juara satu sampai juara lima. Dengan nilai uang pembinaan berbeda-beda, sesuai kelas perlombaan yang diikuti. a�?Perlombaan yang kami adakan ini sesuai aturan motocross dan grasstrack nasional, serta ketentuan lain-lain yang dikeluarkan IMI,a�? ujarnya.

Khususnya, kata Herman menyangkut lintasan sirkuit yang disiapkan kering dan basah, jalur balapan searah jarum jam, panjang perlintasan mencapai 800 meter dan lebar 8 meter. Mereka yang juara adalah, crosser yang melewati garis dan bendera finish, serta jarak waktu finish dengan pembalap terdepan maksimal lima menit. a�?Sekali lagi selamat bagi pemenang. Sedangkan, yang kalah jangan berkecil hati,a�? serunya.

Sementara itu, pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) pusat I Nyoman Wisnu memberikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia pendukung Herman Suganda, yang telah menyiapkan fasilitas, sarana dan prasarana sirkuit.

Berdasarkan jadwal, tambah Wisnu seri III putaran III, akan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 26 dan 31 Juni mendatang. Selanjutnya, para juara di seluruh Indonesia akan berkumpul pada seri terakhir di Bali dan grand final di Jawa. Menurut rencana akan digelar pada 30 Oktober mendatang.

A�a�?Kami berharap kejurnas semacam ini tetap berlangsung di sirkuit Selong Belanak. Ini merupakan olahraga berbasis pariwisata,a�? katanya.(dss/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *