Ketik disini

Giri Menang Headline

Hore, Tahun Ini Sudah Ada Jembatan

Bagikan

GIRI MENANGA�– Pembangunan jembatan yang menjadi akses menuju MTsN Kediri dari Desa Badrain, segera terwujud. Tahun ini, Pemkab Lobar telah merencanakan pembangunan jembatan dengan anggaran Rp 2,6 miliar.

Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid membenarkan, sajauh ini tidak ada jembatan yang menjadi akses penghubung menuju MTsN Kediri. Tak hanya jembatan, akses jalan pun tidak ada.

a�?Kalau menyangkut itu, memang sama sekali tidak ada akses,a�? kataA� Fauzan saat melakukan pemantauan Ujian Nasional (UN) di MTsN Kediri, kemarin.

Dia melanjutkan, rencana pembangunan jembatan tersebut sudah masuk dalam anggaran 2016. Fauzan pun sempat menyinggung pemberitaan yang dimuat Koran ini, Selasa (10/5).

Kata dia, lebih tepat bila berita tersebut ada sebelum masuk perencanaan untuk membangun. a�?Jadi ada motivasi dari pemkab untuk bisa memperbaiki,a�? ujarnya.

Terlepas dari itu, bupati tetap memberi semangat kepada pelajar MTsN Kediri yang mengikuti ujian. Dia berpesan agar pelajar paling tidak membaca satu jam di setiap harinya.

Menurut Fauzan, keberhasilan itu 99 persen ditentukan dengan usaha. Membaca itu, menjadi salah satu usaha untuk sukses dan berhasil dalam UN. a�?Kunci sukses itu ditentukan usaha,a�? katanya.

Selain itu, setelah lulus, Fauzan berharap anak-anak tetap melanjutkan sekolah. Tetap menghormati guru dan menjaga nama baik sekolah dalam lingkungan pergaulan.

Sementara itu, Ketua Komite MTsN Kediri Sahabudin mengatakan, perjuangan untuk merealisasikan jembatan sudah berlangsung 16 tahun. Sejak tahun 2000 silam. Adanya rencana pembangunan dari Pemkab Lobar, disambut positif masyarakat dan pihak sekolah. a�?Alhamdulillah, karena sudah bisa terealisasi,a�? ujarnya.

Informasi yang ia peroleh, anggaran pembangunan jembatan di dapat dari pusat. Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 2,6 miliar. Dana ini pun sudah masuk dalam rekening pemkab, dan siap untuk digunakan. a�?Tinggal menunggu tender saja,a�? bebernya.

Kata Sahabudin, dukungan masyarakat dengan rencana pembangunan jembatan, dibuktikan dengan menghibahkan tanahnya ke Pemkab Lobar. Sebabnya, dibutuhkan akses jalan untuk menuju jembatan tersebut.

Akses jalan ini, rencananya membutuhkan tanah seluas 52 Are. Dimana 26 Are berasal dari hibah masyarakat. a�?Intinya kami mendukung program pemerintah, dan itu kita buktikan dengan hibah 26 are itu,a�? pungkasnya.(dit/r6)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *