Ketik disini

Headline Metropolis

Internet Ngadat, UN Berantakan

Bagikan

MATARAM – Hari kedua Ujian Nasional (UN) sistem Computer Based Test (CBT) berantakan. Penyebab utamanya jaringan internet yang ngadat.

Di Mataram, siswa yang sudah berada di ruang kelas akhirnya cuma bengong setelah sempat mengerjakan beberapa soal. Soal matematika, mata pelajaran yang diuji dalam UN kemarin mendadak tidak bisa diakses. Hingga batas waktu UN 120 habis, jaringan internet tak kunjung pulih.

Data yang dihimpun Lombok Post, secara keseluruhan, ada 16 SMP dan 2 MTsN di seluruh NTB yang menjalankan UN sistem CBT. Seluruhnya dipastikan terganggu. Total peserta UN dengan sistem CBT ini mencapai 3.509 siswa. Akibat internet ngadat tersebut, sebanyak lebih dari 2.000 siswa diperkirakan tak bisa menuntaskan UN kemarin.

Kejadian tersebut sontak membuat pengawas, guru dan siswa berkalang cemas. Bahkan, orang tua pun khawatir anaknya tak lulus, karena tidak memiliki nilai salah satu mata pelajaran yang di UN-kan.

Namun, kecemasan itu cepat diredam panitia UN. a�?Siswa yang tak bisa melanjutkan UN sistem CBT kemarin akan diganti dengan UN susulan Selasa depan (17/5),a�? kata Ketua Panitia UN NTB H Aidy Furqan, kemarin (10/5).

Aidy mengatakan, pihaknya langsung mendapat laporan dari dinas kabupaten/kota sesaat setelah jaringan internet bermasalah. Siswa yang masuk shift dua pada UNBK jenjang SMP/MTs tak bisa melanjutkan ujian lantaran jaringan internet bermasalah.

Ia menjelaskan, internet ngadat pada sesi dua pelaksanaan UN sistem CBT. Saat itu, siswa baru membuka dan menjawab beberapa soal. Siswa yang belum menyimpan jawaban kata Aidy dikategorikan belum melaksanakan UN. Oleh sebab itu, ia akan mengikuti UN susulan. a�?UN susulan ini beda soalnya dengan UN Utama,a�? kata dia.

Jadi lanjutnya, siswa yang belum ikut UN pada mapel matematika ini akan melaksanakan UN susulan. Bobot perhitungan nilai UN susulan pada UN utama sama. Sehingga, tidak akan memengaruhi siswa meraih nilai UN tinggi.

Sementara UN hari ini terus berlanjut sesuai dengan mapel yang dijadwal. Bobot perhitungan nilai UN utama dengan UN susulan sama persis. a�?UN susulan dengan UN utama hanya beda pada naskah soal,a�? kata Aidy.

Sementara itu, di Lombok Tengah, gangguan internet melumpuhkan UN di SMPN I Praya. Ujian yang harusnya berakhir pukul 16.00 Wita, justru mundur hingga malam pukul 18.35 Wita. Kondisi seperti itu pun, membuat peserta panik.

a�?Sampai jam berapa pun, hari ini (Selasa, kemarin) ujian harus selesai. Tidak boleh ditunda-tunda hari berikutnya,a�? kata Kepala Sekolah SMPN I Praya Majri pada Lombok Post, (10/5) kemarin.

Pantauan Lombok Post, beberapa siswa sibuk menyelesaikan soal yang tersedia di komputer masing-masing. Mereka terlihat panik karena dikejar waktu. Di luar ruangan, para orang tua menunggu. Begitu pula para guru yang siaga mengawasi anak didiknya.

Sedangkan, peserta di ruang lain, sudah menyelesaikan ujiannya lebih cepat. Karena, mereka menggunakan modem. a�?Kami sempat gunakan modem di ruang dua. Tapi, internetnya tetap mengalami gangguan,a�? katanya.

Di ruang dua, kata Majri jumlah peserta ujiannya sebanyak 36 orang. Mereka berpacu dengan waktu, hingga suara azan magrib berkumandang.

Selama internet terganggu, ujian pun terpaksa ditunda beberapa puluh menit. Berbagai usaha dilakukan, namun tidak membuahkan hasil.

Hingga, kata mantan kasek SMPN II Kopang tersebut, pukul 17.30 Wita akses internet mulai normal. Para peserta pun langsung memasuki ruangan. a�?Permasalah itu sudah dua hari ini, berturut-turut terjadi,a�? keluhnya.

a�?Ini yang tidak pernah terpikirkan dari pemerintah. Soal antisipasi gangguan internet dan komputer. Yang ada, antisipasi pemadaman listrik saja,a�? lanjut Majri.

Penyelenggara UN CBT di Loteng sendiri, ada dua yaitu, SMP I Praya dan SMP 2 Praya. Jumlah peserta terbanyak di SMP I Praya mencapai 327 siswa, hingga mereka membuat kebijakan ujian tiga sesi. Di mulai pukul 07.30 Wita dan berakhir pukul 16.00 Wita. a�?Mudah-mudahan hari berikutnya berjalan lancar,a�? tambah Majri.

Telekomunikasi Lumpuh

Terkait internet yang ngadat ini, PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) menyatakan permohonan maaf. Manager Sekdiv dan Public Relations Telkom Regional V untuk wilayah Jawa Timur, Bali Nusra Ivone AndayaniA� mengatakan, gangguan layanan internet itu terjadi akibat gangguan pada jaringan fiber optik yang mencakup wilayah Indonesia Bagian Timur kemarin Selasa (10/5) sekitar pukul 12.00 WITA hingga sekitar pukul 16.00 WITA.

Putusnya kabel serat optik ini secara otomatis juga menyebabkan putusnya jaringan komunikasi dan seluruh layanan Telkom yaituA� layanan telepon rumah, Indihome dan layanan data internet lainnya. Termasuk menganggu layanan Telkomsel.

Namun, kata Ivone, pada sore harinya Telkom telah berhasil mengatasi gangguan tersebut dan seluruh layanan telah berjalan normal kembali.

Dikatakan, putusnya kabel serat optik di wilayah Indonesia Timur terjadi di Singaraja diakibatkan karena ada pekerjaan penggalian pipa PDAM yang kemudian mengenai kabel serat optik Telkom.

a�?Putusnya kabel serat optik ini berada di jalur dari arah Gianyar dan Klungkung menuju ke beach manhole SKKL (Sistem Komunikasi Kabel Laut) ke Mataram,a�? terangnya.

Ia menambahkan sebetulnya untuk menghubungkan Bali-Mataram-sampai Kupang dan Telkomcel (anak perusahaan Telkom yang ada di Timor Leste), Telkom mempunyai 2 (dua) jalur backbone, jalur utama dan jalur back up. Satunya dari arah Gianyar, dan satunya dari Klungkung.

a�?Namun tidak beruntungnya, keduanya terputus tepatnya, di Km 17 dari Gianyar (daerah jembatan Tukad Nanda). Karena dua jalur kabel serat optik tadi melewati sisi jembatan yang sama,a�? jelasnya.

Gangguan ini juga menyebabkan tidak berfungsinya jaringan Telkomsel di tiga provinsi Bali, NTB, dan NTT baik untuk panggilan suara maupun akses. a�?Sekali lagi kami mohon maaf, meskipun sebetulnya kami sudah punya antisipasi backup network untuk menghindari kasus seperti ini,a�? tambahnya.

Ke depan pihaknya akan mencoba koordinasi lebih serius dengan pihak-pihak terkait. Koordinasi ini perlu dilakukan bersama seperti Pekerjaan Umum dan PDAM serta instansi-instasi lain yang utilitasnya bisa saja bersinggungan dengan utilitas Telkom. Upaya tersebut dilakukan semata untuk tetap memberikan layanan terbaik kepada pelanggan.

Sementara itu akibat dari gangguang jaringan yang terjadi siang sampai sore kemarin, cukup merugikan kalangan pebisnis online. Termasuk bisnis tiketing. Beberapa pemesan terpaksa membatalkan pemesanannya karena tidak dapat diproses secara online.

Gangguan internet menyebabkan pembookingan tiket pesawat, pencetakan tiket pesawat, dan lainnya tak bisa dilakukan. a�?Tadi siang tiba-tiba putus koneksi, padahal lagi layani pembeli tiket,a�? kata Ulan, salah seorang petugas tiketing di Gunungsari.

GM ICT Operation Telkomsel Regional Bali Nusra Danny A Triawan juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi di Bali Nusra. a�?Semua ini di luar kendali Telkomsel dan telah langsung disampaikan ke pusat. Bahkan koordinasi pun dilakukan antara pusat dan Bali Nusra,a�? jelasnya. (jay/nur/dss/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *