Ketik disini

Headline Selong

Misi Penggulingan Aweng Jalan Terus

Bagikan

SELONG – Mendapat ancaman pencabutan Kartu Tanda Anggota (KTA), lima anggota DPRD Lombok Timur (Lotim) dari Fraksi Gerindra mengaku tak gentar. Kendati ancaman datang langsung dari mulut sang ketua Gerindra Lotim L Sawaludin (Aweng), fraksi menganggap dia tak memiliki kewenangan.

a�?Kenapa harus takut, hanya pimpinan pusat yang bisa mencabut itu,a�? kata Ketua Fraksi Gerindra Lotim H Maidy, kemarin.

Terlebih mereka merasa tak pernah berbuat salah. Sehingga pencabutan KTA yang bisa berujung kocok ulang nama-nama wakil Gerindra di dewan tak akan terjadi.

A�a�?Pak Prabowo pernah bilang, hanya korupsi, narkoba, dan pedofilia saja kasus yang bisa berujung pergantian anggota dewan,a�? tegasnya didampingi H Yusri, anggota fraksi lainnya.

Dia bahkan menegaskan misi penggulingan L Sawaludin alias Aweng sang pimpinan terus jalan. fraksi Gerindra lanjutnya tetap tak akan mencabut laporan terhadap ketuanya sendiri di kepolisian. Terkait dana pembinaan partai di Bakesbangpoldagri Lotim, ia mengatakan pemerintah harus berhati-hati. Pasalnya sang pimpinan disebut A�pernah memalsukan laporan, termasuk tanda tangan bendahara.

A�a�?Laporan sudah masuk, lihat saja kelanjutannya,a�? sambung Maidy.

Ditanya mengenai alasan perlawanan terhadap pimpinan sendiri, ia mengatakan semata hanya ingin memperbaiki partai. Dia yang duduk sebagai wakil rakyat, resah dengan tindak tandunk sang pimpinan yang dianggap terus membuat masalah. a�?Seperti yang sering kami katakan, dia itu pimpinan batal,a�? tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menampik jika hal ini semata untuk mengejar posisi. Menurutnya menjadi wakil rakyat saja sudah merupakan sebuah posisi, tak perlu lagi berebut kekuasaan. Terlebih paratainya adalah partai komando.

a�?Kalau saja pimpinannya baik, tentu kita akan taat dan patuh,a�? katanya.

Jawaban kali ini sekalugus sebagai balasan atas pernyataan sang pimpinan sehari sebelumnya. Dimana Awng A�mengatakan fraksi sebagai pihak yang merong-rong kedaulatan partai. Mereka juga dianggap terlalu arogan, padahal kursi yang diduduki saat ini juga merupakan hasil kerja seluruh calon legislatif yang mengakumulasikan suaranya, termasuk kader dan simpatisan partai. a�?Mereka itu kacang lupa kulitnya, kami akan usulkan KTAnya dicabut,a�? tegas L Sawaludin. (yuk/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *