Ketik disini

Kriminal

Polda Nunggak 26 Kasus Korupsi

Bagikan

MATARAM – Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono menyoroti penanganan kasus korupsiA� di institusinya. Ia mengaku, masih banyak perkara yang belum diselesaikan. Untuk itu, jenderal bintang satu ini meminta penyidik perkara-perkara tunggakan.

a�?Ada 26 tunggakan perkara korupsi. Ini diprioritaskan,a�? katanya kepada wartawan usai menghadiri acara perayaan HUT Yayasan Kemala Bhayangkari ke 36 di Asrama Haji Mataram, kemarin (11/5).

Saat ini, kata dia, pihaknya sedang mengoptimalkan penanganan perkara tunggakan. Tidak hanya di polda, namun seluruh polres se NTB. a�?Perkara-perkara yang lama, saya minta dirampungkan,a�? tegas dia.

Kendati mengoptimalkan penanganan tunggakan perkara, lanjut dia, bukan berarti laporan yang masuk diabaikan. Menurut dia, pihaknya tetap menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.a�?Sambil jalan (selesaikan tunggakan), sambil liat (selidiki) kasus yang menonjol,a�? terang dia.

Kapolda mengaku, ada beberapa perkara yang sudah diantarkan penyidik tipikor hingga pengadilan. Seperti kasus Alkes RSUD Selong yang butuh waktu bertahun-tahun rampung.a�?Kasus lama diselesaikan dulu. Yang baru juga tetap diusut. Sama-sama jalan,a�? tegas dia.

Saat ini, pergantian posisi dari direktur hingga kapolres sedang bergulir. Salah satunya Ditreskrimsus Polda NTB yang dijabat Kombes Pol Prasetidjo Utomo didigantikan AKBP Anom Wibowo, yang sebelumnya menjabat Ditreskrimum Polda NTB.

Menurut Umar, mutasi ini tidak ada pengaruh dengan penanganan korupsi. Sebab, penanganan kasus-kasus korupsi sudah prioritas Polda NTB. a�?Pergantian tak ada pengaruh,a�? tegas dia.

Diketahui, saat ini polda sedang menangani kasus-kasus yang menjadi perhatian publik. Diantaranya, pembangunan gedung tempat evakuasi sementara (TES) Tsunami di KLU, pengadaan alat peraga IT di KLU, pengadaan mesin di PLTU Jeranjang Lobar, pembangunan tanggul dan bronjong BWS di Kali Unus Mataram, pembangunan Kantor Dukcapil Mataram, dana bansos Dompu, dan rekrutmen K2 Bima (arl/jlo/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *