Ketik disini

Headline Metropolis

Wali Kota ” Cubit ” Pertamanan

Bagikan

MATARAM – Lampu penerangan jalan umum (PJU) sering mati. Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh geram. Secara khusus, masalah ini disindir saat sosialisasi MTQ Nasional di aula Kantor Wali Kota, Rabu (11/5).

a�?Nanti kita evaluasi (dinas pertamanan) PJU sering mati, padahal dananya besar,a�? sindir Ahyar.

Ahyar menekankan, menjelang pelaksanaan MTQ Nasional. Sarana dan fasilitas pendukung kota harus lebih memadai. Mulai dari taman, lampu hias hingga PJU dipastikan menyala semua. Sehingga bisa memberikan kesan yang baik bagi peserta yang datang.

Jangan sampai lampu-lampu jalan mati pada malam hari. Sehingga kota menjadi gelap. Untuk hal ini, Ahyar memberikan perhatian khusus. Ia meminta dinas pertamanan lebih gesit menyambut acara berskala nasional. Termasuk penataan sejumlah taman kota.

Dari sana akan terlihat, program Mataram Berbunga dan Mataram Terang Benderang yang masuk dalam program 100 hari. Untuk pemasangan lampu Mataram terang benderang, disediakan dana sekitar Rp 250 juta. Saat ini sedang proses tender.

Anggota Komisi III DPRD Kota Mataram Rangga Danu Meinaga menilai dinas pertamana n kurang gesit. Sebab ia sendiri beberapa kali sudah melaporkan secara langsung titik-titik lampu PJU yang mati. Tapi tidak pernah ditindaklajuti.A� Seperti Jalan Panji Tilar, Jalan Aria Banjar Getas Tanjung Karang. Beberapa kali ia mengaku menghubungi Kepala Bidang PJU, Dinas Pertamanan Zainal agar dibenahi. Tapi tidak dihiraukan.

a�?Dewan saja tidak didengar, apalagi masyarakat,a�? kata politisi PKPI ini.

Menurutnya, banyak sekali lampu PJU mati pada malam hari. Baik di jalan-jalan utama, maupun jalan lingkungan. Hal ini membuat jalur menjadi gelap. Rawan kejahatan dan kecelakaan. Sayang, laporannya jarang diindahkan. Setelah dikonfirmasi, dinas pertamanan mengaku terkendala karena kurangnya tenaga dan peralatan.

a�?Kalau seminggu masih kita maklum, tapi sampai berbulan-bulan, masa tidak ada orang,a�? katanya.

Menurutnya pelayanan PJU sangat kurang. Seharusnya begitu mendengar ada titik lampu mati langsung ditindak. Alasan karena kekurangan tenga tidak bisa terus menerus dijadikan alasan. a�?Ke depan pelayanan harus ditingkatkan,a�? tegasnya. (ili/r6)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *