Ketik disini

Kriminal

Jaksa Panggil Mantan Kepala BPN

Bagikan

MATARAM -A� Kejaksaan Negeri Selong mengagendakan pemeriksaan untuk mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Timur (Lotim), kemarin (12/5). Dirinya diperiksa terkait dugaan kasus penerbitan sertifikat ganda di kawasan hutan lindung Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, beberapa waktu lalu.

A�”Agendanya hari ini kita periksa, cuma saya belum tahu apakah dia hadir atau tidak,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Selong Iwan Gustiawan saat berkunjung ke Kejati NTB, kemarin.

Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengklarifikasi dugaan penerbitan sertifikat di dalam kawasan hutan lindung yang diketahui masuk dalam wilayah RTK-15.

“Masih seputar administrasi, kita cek keabsahan sertifikatnya,” ucap Iwan.

Selain memeriksa Kepala BPN Lombok Timur, penyidik juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi. Diantaranya, anggota panitia A dari BPNA� setempat, mantan Bupati Lotim H Sahdan Ilyas dan para pemilik lahan.

“Mantan bupati sudah kita periksa, kapasitasnya sebagai saksi. Termasuk juga salah seorang anggota panitia A, yang kini menjabat sebagai Kepala BPN Sumbawa,” ujarnya.

Diketahui, kawasan hutan lindung RTK-15, di wilayah Sekaroh mencapai 2.834,28 Hektare. Diduga ada tujuh sertifikat terbit pada tahun 2006 seluas 8,9 hektare, yang beralih fungsi menjadi kawasan Hak Guna Bangunan (HGB).

Dugaan sertifikat ganda ini pun sempat mendapat perhatian dari Komisi Pemberantasan Korupsi dan Mabes Polri. (arl/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *