Ketik disini

Headline Praya

Ramedi Terancam Di-PAW

Bagikan

TANJUNGA�– Kasus dugaan ijazah palsu yang menimpa Anggota DPRD Lombok Utara Ramedi masih berproses di kepolisian. Bahkan saat ini status anggota DPRD Lombok Utara dari partai Hanura tersebut sudah tersangka.

Terkait dugaan ijazah palsu ini, Ramedi mengklaim jika lembaga pendidikan tempatnya menempuh paket C sudah melakukan klarifikasi. Salah satunya dengan menembuskan klarifikasi ijazah itu kepada KPU Lombok Utara.

Menanggapi hal ini, Ketua KPU Lombok Utara Fajar Martha mengakui jika pihak lembaga pendidikan tempat Ramedi menempuh paket C sudah mengklarifikasinya. Namun di KPU saat itu diakui Fajar tidak harus dilakukan verifikasi faktual terkait ijazah yang diberikan Ramedi sebagai syarat. a�?Kalau pileg KPU tidak memerifikasi faktual, melainkan hanya pengumpulan berkas. Kita sudah serahkan data-data baik yang salah dan yang sudah diperbaiki ke Polres sejak 2015 lalu,a�? katanya.

Fajar menegaskan kembali pihaknya memang pernah menerima klarifikasi ijazah itu dari lembaga pendidikan setelah Ramedi terpilih menjadi anggota DPRD Lombok Utara. a�?Legalitasnya mendaftar dengan ijazah palsu itu bukan wewenang kita karena saat itu kita tidak verifikasi faktual. Berbeda dengan calon bupati yang kita verifikasi langsung. Kita hanya menerima dari partai ijazah beserta nama calon legislatifnya,a�? jelasnya.

Lebih lanjut, Fajar mengatakan, jika memang nanti terbukti ijazah yang digunakan palsu maka akan ada PAW. Tetapi KPU sifatnya menunggu penyelidikan yang tengah dilakukan Polres Lobar.

Terpisah, Ramedi yang dihubungi via telepon enggan berkomentar banyak terkait penetapan tersangka dan rencana pemanggilannya oleh Polres Lobar. a�?Saya masih di Jakarta, nanti saja kalau sudah kembali sekaligus dengan kuasa hukum saya,a�? pungkasnya singkat. (puj/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *