Ketik disini

Praya

Suhaili Perintahkan Ronda Malam

Bagikan

PRAYA – Bupati HM Suhaili FT, memerintahkan seluruh masyarakat desa/kelurahan di Lombok Tengah (Loteng), untuk menggelar ronda setiap malamnya, tidak boleh kosong dan tidak ada perbedaan desa yang rawan atau tidak. Pemerintah desa dan dusun wajib menggalang kegiatan tersebut.

“Apalagi, pemerintah desa sudah memiliki anggaran masing-masing. Tolong ini diperhatikan dan dilaksanakan di 139 desa/kelurahan,” ujar Suhaili, kemarin(19/5).

Kegiatan itu, kata Suhaili harus mengikutsertakan Babinsa, Babinkamtibmas dan Satpol PP di setiap desa/kelurahan. Khususnya lagi, Badan Keamanan Desa (BKD). Lebih lanjut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kapolres AKBP Nurodin SIK dan Dandim 1620/Loteng Letkol Inf. Arie Tri Hedhianto.

Dia menekankan, tidak ada batasan waktu ronda digelar, sehingga pemerintah desa dan dusun, segera menyusun nama-nama warganya masing-masing, guna mengikuti jadwal ronda secara bergiliran.

“Saya juga meminta agar, setiap desa/kelurahan menyusun awik-awik keamanan dan ketertiban masyarakat,” serunya.

Aturan tidak tertulis itu, kata Suhaili bertujuan untuk memberikan kepastian hukum, bagi mereka yang ketahuan mengganggu Kamtibmas.Muara dari itu semua, tambahnya yaitu, roda ekonomi masyarakat terasa ringan, kemana-mana tidak was-was dan takut. Begitu pula, wisatawan yang ingin berlibur ke wilayah selatan atau utara.

“Kalau melaksanakan ronda itu, jangan terlalu formal. Santai saja, tapi terarah,” ujar Suhaili.

Bagi desa/kelurahan, yang merasa belum memiliki pos ronda, pihaknya menyerukan agar segera dibangun. Jika tidak, gunakan sementara rumah-rumah ibadah, rumah kepala dusun (kadus), rumah kepala desa (kades) atau kantor desa. “Mudah-mudahan ini berjalan lancar,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Loteng AKBP Nurodin SIK mengatakan, keberadaan BKD secara langsung membantu menjaga Kamtibmas di setiap desa. Bisa melalui ronda malam, patroli bersama atau kegiatan lainnya.

“Kalau ada masalah ditingkat desa, paling tidak BKD terdepan,” ujarnya.

Misalnya, tambah Nurodin menyangkut keributan diinternal keluarga, kecelakaan ringan atau penganiyayaan ringan. Selebihnya, diselesaikan secara hukum di tingkat kepolisian.

“Soal keamanan, kami dari TNI siap mendukung 100 persen. Tidak ada tawar menawar,” sambung Dandim 1620/Loteng Letkol Inf. Arie Tri Hedhianto.(dss/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *