Ketik disini

Metropolis

536 Jamaah Siap Berangkat

Bagikan

MATARAM – Jumlah jamaah calon haji (JCH) Mataram yang akan naik haji tahun ini sebanyak 536 orang. Mereka akan diberangkatkan melalui embarkasi Lombok. Selain itu ada 28 orang jamaah cadangan.

Tapi mereka baru bisa berangkat jika ada JCH batal berangkat. Tapi bila 536 orang tersebut berangkat semua, maka 28 jamaah cadangan itu harus bersabar. Menunggu tahun depan.

“Mereka (28 jamaah cadangan), sudah kami kumpulkan. Berikan mereka pemahaman agar tidak kecewa,” kata Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Mataram H Burhanul Islam .

Dikatakan, 28 orang JCH itu tetap diberikan pelayanan menasik haji gratis. Termasuk pembuatan paspor sudah rampung. Tujuannya untuk mengantisipasi bila tiba-tiba diperlukan.

”Kalau ada yang batal, mereka sudah siap kita berangkatkan. Seperti tahun lalu ada 9 jamaah cadangan kita berangkatkan,” ujarnya.

Berbeda dengan sebelumnya, tahun ini tidak terlalu banyak JCH lansia. Namun 58 orang JCH usia lansia diusulkan ke untuk berangkat. Mereka berusaia antara 62-87 tahun. Tapi nasib mereka juga akan bergantung pada kuota awal. Mereka bisa berangkat bila ada yang kosong.

”Mereka diusulkan diberangkatkan, tapi tergantung berapa yang tidak terisi nanti,” jelas Burhanul Islam.

Burhanul menjelaskan, 536 orang JCH yang akan diberangkatkan tersebut mendaftar sejak 2009 / 2010. Artinya sudah menunggu sekitar delapan tahun lebih. Tapi bila mendaftar tahun ini, maka JCH baru berangkat haji 20 tahun mendatang.

”Tapi dengan adanya perubahan kebijakan dari pemerintah, bisa saja waktu tunggu ini bisa diperpendek,” ujarnya.

Pelunasan ongkos haji saat ini sudah mulai dilakukan. Diharapkan para JCH segera melakukan pelunasan biaya haji. Pelunasan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pelunasan pertama dari tanggal 19 Mei – 10 Juni, tahap kedua dari 20-30 Juni. Sementara keberangkatan direncanakan dari 9 Agustus – 5 September 2016.

Burhanul Islam menyampaikan kabar gembira lainnya. Ongkos haji tahun ini lebih murah. Hanya Rp 37 juta. Angka ini turun dibanding tahun lalu diantara Rp 39 juta – Rp 41 juta. Tergantung nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

“Ada keuntungan bagi jamaah sekarang, sebab hitungan memakai rupiah, tidak lagi bergantung pada kurs dolar,” katanya.

Menurutnya, ongkos haji di masing-masing embarkasi berbeda. Seperti embarkasi embarkasi Aceh dan Meda hanya Rp 31 juta. Embarkasi Batam, Padang, Pelembang di kisaran Rp 32 juta.  Embarkasi Jakarta, Solo, dan Surabaya di kisaran Rp 34 juta. Embarkasi Banjarmasin, Balikpapan dan Lombok di kisaran Rp 37 juta. Terakhir embarkasi Makassar paling tinggi Rp 28 juta.

Menurut Burhanul Islam, perbedaan ini lebih disebabkan karena faktor teknis jarak dan zona penerbangan. Sehingga berpengaruh terhadap biaya operasional peberbangan.

Terkait pemeriksaan kesehatan. JCH diharapkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan awal di Puskesmas masing-masing. Gratis. Kecuali ada rujukan tambahan ke dokter baru dikenakan biaya. ”Terkait kesehatan dinas teknis yang lebih paham,” tandasnya.

Sementara itu sejak Kamis (19/5) lalu. Para JCH sudah mulai meluniasi sisa ongkos haji di bank-bank. Namun beberapa jamaah mengeluhkan kurangnya sosialisasi. Saat akan membayar ke bank, mereka tidak membawa semua syarat yang diperlukan.

Seperti Ehlas, JCH asal Sekarbela mengaku banyak jamaah yang tidak membawa syarat.”Sosialisasi dari Kemenag kurang, mestinya dari kita dikasi tahu syarat-syaratnya,” ujar Ehlas.(ili/r6)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *