Ketik disini

Praya

Besok 3.000 Anggota BKD Dilantik

Bagikan

PRAYA – Keberadaan Badan Keamanan Desa (BKD) di Lombok Tengah (Loteng), diharapkan sebagai ujung tombak Kamtibmas di tingkat desa. Mereka terdepan menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi, jika tidak mampu, maka diserahkan ke aparat hukum.

a�?Tolong ini diperhatikan dan dilaksanakan di 139 desa/kelurahan di seluruh Loteng,a�? kata Bupati HM Suhaili FT, kemarin.

Dari data yang ada, kata Suhaili terdapat 3.000 anggota dan pengurus BKD di 139 desa/kelurahan yang sudah terbentuk. Tinggal, pelaksanaan pelantikan secara massal, yang akan dilaksanakan pada Minggu (besok), di lokasi program sambang desa di Dusun Pemesir Desa Lantan Batukliang Utara (BKU).

Ke 3.000 BKD itu, lanjutnya diharapkan mampu menjadi garda terdepan, memberikan jaminan Kamtibmas di desa/kelurahannya masing-masing. Agar memiliki kemampuan sumberdaya dan fisik, pihaknya meminta Polres dan Kodim memberikan pendidikan dan latihan fisik, melalui program bela negara.

a�?Mohon kerja sama kepolisian dan TNI,a�? ujar orang nomor satu di Gumi Tatas Tuhu Trasna tersebut.

Konsekuensi dari kerja sama itu, kata Suhaili sudah disiapkan. Melalui, anggaran yang akan digelontorkan ke dua institusi vertikal tersebut.

a�?Yang penting, mereka diberikan pembekalan kemampuan. Sehingga, begitu mendapatkan tugas, mereka sudah paham,a�? kata Suhaili.

Yang tidak kalah pentingnya, tambah Suhaili mereka yang merasa diri sebagai anggota dan pengurus BKD, wajib menjalin kerja sama dengan Babinsa, Babinkamtibmas dan Satpol PP di tempat tugas masing-masing.

a�?Kalau dijalankan dengan baik, maka tidak semua masalah di tingkat desa, dilaporkan ke kepolisian,a�? sambung Kapolres Loteng AKBP Nurodin SIK.

a�?Jangan semua masalah, harus kami yang turun dan menyelesaikan. Sehingga, inilah fungsi utama BKD itu,a�? ujarnya.

Musyawarah dan mufakat, tambah Nurodin harus dikedepankan. Bukan sebaliknya, semua masalah berujung hukum. Misalnya, terjadi kecelakaan ringan, pertengkaran diinternal rumah tangga atau perselisihan warga. Jika salah satu masalah itu terjadi, maka sebaiknya diselesaikan melalui mediasi BKD, dibantu pemerintah desa atau dusun.

a�?Dalam perjalanannya nanti, kami juga siap melaksanakan pengawasan terhadap tugas dan fungsi yang mereka jalankan,a�? ujar Dandim 1620/Loteng Letkol Inf. Arie Tri Hedhianto.(dss/r3)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *