Ketik disini

Bima - Dompu

Bupati Cuek, Dewan Berang

Bagikan

BIMA – Kasus dugaan korupsi di Pemkab Bima menghiasi daftar perkara di kepolisian maupun kejaksaan. Baru-baru ini mencuat indikasi korupsi pengadaan bibit kedelai pada Dinas Pertanian senilai Rp 22 miliar.

a�?Sejumlah kasus itu sudah sering diberitakan media massa. Sayangnya, tidak ditanggapi bupati. A�Bupati terkesan, tidak mau tahu,a�? tuding anggota DPRD Kabupaten Bima Edy Mukhlis, kemarin (20/5).

Seharusnya, kata dia, begitu muncul di media massa, bupati langsung merespon. Minimal, menggelar rapat internal dengan SKPD terkait untuk menyikapi persoalan itu.

Dengan rapat itu, bupatiA�bisa mengklarifikasi dengan SKPD terkait. Sekaligus meminta penjelasan, terhadap penyerapan anggaran dalam pelaksanaan program tersebut.

a�?Bila perlu bupati kroscek ke lapangan,a�? katanya.

Ia mmeinta juga pemerintah mendorong penegakkan hukum, agar kasusA�itu segera dituntaskan. Pemerintah jangan menjadi penonton.

a�?Tetapi mendorong penuntasan kasus itu,a�? tegas dia.

Menurut dia, pemberantasan kasus korupsi tidak semata-mata diserahkan kepada aparat penegak hukum. Tetapi harus ada dukungan dari pemerintah daerah. Mendorong kasus itu dituntaskan.

a�?Bukan malah dicuekin,a�? sindirnya.

Ia berharap, masalah ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah. Untuk menyelamatkan uang negara yang nilainya cukup besar.

a�?Bayangkan saja, untuk program pengadaan bibit Kedelai nilanya hingga Rp 22 miliar,a�? pungkasnya. (mch/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys