Ketik disini

Headline Praya

Kakek DN, Diduga Cabuli Bocah

Bagikan

PRAYA – Seorang pria berinisial DN, 65 tahun asal Lingkungan Kolag Kagek, Kelurahan Prapen, Praya Lombok Tengah (Loteng) harus berurusan dengan polisi. Pria 65 tahun ini, diduga merenggut kehormatan bocah lima tahun berinisial CC. Koran tak lain merupakan tetangganya sendiri.

a�?Kejadiannya, sudah seminggu yang lalu. Keluarga korban melapor Kamis, kemarin ke Polsek Praya,a�? kata tetangga korban, yang juga anggota Badan Keamanan Desa (BKD) Prapen, Akillah pada Lombok Post, kemarin (20/5).

Dugaan pencabulan itu mencuat, cerita Akillah saat kakak korban, yang duduk di bangku kelas lima SD setempat, melihat gerak-gerik adiknya, yang tidak seperti biasa. Korban mengeluh sakit di bagian kemaluan.

a�?Saat kejadian, korban di rumah bapaknya, tapi kondisi rumah sepi. Sedangkan ibunya, bekerja di Gili Trawangan Lombok Utara,a�? kata Akillah.

Situasi seperti itu, kata Akillah membuat pria yang sudah memiliki cucu dan cicit tersebut, diduga merayu dan mengiming-imingi bocah lugu itu, untuk melayani hasratnya. Tindakannya itu dengan cepat dilakukan, karena jarak rumahnya dengan korban sekitar 50 meter.

a�?Dari cerita keluarga korban, kemaluan korban bengkak,a�? sambung Kasi Trantib Kelurahan Prapen, Samsul Bahri.

Mengetahui kejadian itu, terang Bahri keluarga korban langsung melarikan CC ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, guna menjalani visum. Kini korban, untuk sementara waktu tinggal di rumah ibunya di Lingkungan Serengat Prapen. a�?Saya ikut mendampingi keluarga melaporkan kejadian ini, ke Polsek Praya. Saya berharap polisi segera bertindak,a�? ujarnya.

Karena, kata Bahri situasi sempat memanas. Keluarga korban berencana melakukan penyerangan ke keluarga pelaku. Untungnya, pelaku langsung diamankan polisi. a�?Permasalahan yang menimpa di wilayah pemerintahan saya ini, kami serahkan ke aparat kepolisian,a�? kata Lurah Prapen Samsul Rizal.

Dia menyerukan, agar keluarga korban tetap tenang, tidak bertindak gegabah, apalagi membuat keributan. a�?Kita tunggu saja hasil penyelidikan kepolisian,a�? cetusnya.

Sementara itu, Kapolsek Praya IPTU Dewa Suadnyana membenarkan laporan dugaan pencabulan yang masuk di mejanya. Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil visum. Kendati demikian, terduga pelaku sudah dimintai keterangan, termasuk para saksi dan korban. a�?Jika terbukti salah, maka penanganan hukum akan ditegakkan,a�? katanya, terpisah.

Untuk mempercepat penanganan kasus itu, pihaknya mengaku jemput bola, meminta rumah sakit segera mengeluarkan hasil visumnya. Karena, bukti itulah yang mampu menjawab kebenaran dugaan pencabulan tersebut. a�?Prinsipnya, kami sedang melakukan pendalaman kasus,a�? kata Dewa.

Atas kejadian itu, pihaknya menyerukan agar para orang tua di Praya dan Gumi Tatas Tuhu Trasna, untuk mengawasi anaknya masing-masing. Tidak meninggalkan anaknya sendirian di rumah, jika diperlukan dititip di keluarga terdekat, yang bisa dipercayai. a�?Kami minta, penggunaan telepon genggam pada anak-anak dibatasi, jangan dibiarkan bebas,a�? imbau Dewa.(dss/r3)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *