Ketik disini

Selong

Polisi Temukan Titik Terang

Bagikan

SELONG – Pelan namun pasti, Polres Lombok Timur (Lotim) terus mendalami kasus perusakan Pos Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) di Jurangkoak, Wanasaba beberapa waktu lalu. Kemarin, sejumlah saksi kembali dipanggil untuk dimintai keterangan.

a�?Saya menemani beberapa rekan untuk diperiksa,a�? kata Kepala Resor TNGR Aikmel Zulfahri yang membawahi kawasan yang diserang itu.

Dia yang saat penyerangan terjadi, tidak berada di lokasi tak mengetahui persis kronologis kejadian. Namun dari penjelasan sejumlah stafnya diketahui pos diserang massa secara tiba-tiba. Sejumlah fasilitas di pos tersebut langsung dirusak. Kuat dugaan penyerangan terkait kasus sengketa lahan antara TNGR dengan masyarakat Jurangkoak yang sama-sama mengklaim lahan hutan di kawasan Gunung Rinjani. a�?Beruntung anak-anak masih sempat keluar,a�? katanya.

Dia berjanji memberikan keterangan selengkap mungkin guna membantu polisi mengusut tuntas kasus tersebut. Terkait kondisi di lapangan, hingga kini petugas TNGR masih diarahkan untuk tak mendekat ke pos yang diserang, demi alasan keamanan.

Terpisah Kasat Reskrim Polres Lotim AKP Wendi Oktariansyah membenarkan adanya pemeriksaan lanjutan. Sejumlah saksi dari pihak TNGR didatangkan, kemarin. Beberapa lainnya juga ada dari unsur masyarakat dan aparat di desa. a�?Kita sudah mulai mengerucut,a�? katanya.

Kendati hingga kini belum ada tersangka yang ditetapkan, namun Wendi menjanjikan dalam waktu dekat para pelaku akan diketahui. Dari hasil pemeriksaan, sejumlah fakta yang mengarah pada para pelaku perusakan, termasuk aktor intelektual nama-namanya mulai bermunculan. a�?Detailnya nanti sajalah, kalau sudah lebih jelas,a�? katanya mengunci detail informasi.

Hingga kini di lokasi bekas penyerangan, garis polisi masih terpasang. Itu lantaran pihaknya masih terus mengumpulkan data dan bahan dari pos TNGR yang kini sudah porak poranda itu. a�?Olah TKP sudah, tapi garis polisi belum bisa dibuka,a�? tandasnya. (yuk./r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *