Ketik disini

Ekonomi Bisnis Headline

Realisasi Belanja Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bagikan

MATARAM – Realisasi belanja daerah-daerah di Provinsi NTB akan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah maupun nasional. Angka pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan 5,3 persen secara nasional, diyakini dapat dicapai jika semua asumsi ekonomi makro pembentuknya terpenuhi.

a�?Terutama asumsi yang terpenting yaitu terealisasinya belanja negara sebesar Rp 2.095,7 triliun dengan tingkat capaian pendapatan negara (minimum) sebesar Rp 1.822,5 triliun,a�? kata Kepala Kanwil Perbendaharaan Provinsi NTB Taukhid, kemarin (20/5).

Pencapaian target pertumbuhan sebesar 5,3 persen diyakini akan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Semua ini dapat terefleksi pada indikator-indikator IPM sebesar 70,1; Gini Rasio 0,39; tingkat kemiskinan 9,0-10,0; dan tingkat pengangguran di angka 5,2-5,5. a�?Sampai dengan caturwulan I 2016, asumsi-asumsi ekonomi makro yang mendasari penyusunan APBN dapat dikatakan sangat terkendali,a�? ujarnya.

Ia mengatakan, realisasi APBN hingga caturwulan I 2016 ini telah menunjukkan perkembangan cukup signifikan dari target. Diharapkan juga efek multiplier dengan kinerja pelaksanaan APBN yang cukup baik ini dapat secara langsung dirasakan masyarakat. Salah satu dorongan yang dilakukan Kantor Perbendaharaan NTB dengan mengirim surat kepada kuasa pengguna anggaran (KPA).

Surat-surat yang diterbitkan Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTB dan telah diterima, di dalamnya ada pengkategorian capaian kinerja pelaksanaan anggaran untuk masing-masing satuan kerja. a�?Kategorinya antara lain sangat baik, baik, perlu perhatian,A�danA�perlu evaluasi,a�? terangnya.

Menurutnya surat ini bukanlah satu bentukA� penghakiman terhadap kinerja satuan kerja pengguna dana APBN. Sebaliknya, lebih merupakan bentuk bantuan kepada pihak Satker untuk segera melakukan evaluasi kinerja internal terkait permasalahan yang menyebabkan capaian pelaksanaan anggaran yang masih kurang maksimal. a�?Kinerja APBN caturwulan I 2016 di Provinsi NTB jauh lebih baik dibandingkan dengan kinerja caturwulan I 2015 yang hanya mencapai 10,83 persen. Kinerja 2016 telah mencapai 19,76 persen atau hanya terpaut 2,61 persen lebih rendah dari target Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTB sebesar 22,37,a�? terangnya. (nur/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *