Ketik disini

Giri Menang

Sekda: Website SKPD Harus Update

Bagikan

GIRI MENANG – Sekda Lombok Barat Mochammad Taufiq menyoroti website SKPD yang mati suri. Dia mengaku sering mengingatkan SKPD untuk terus meng-update setiap kegiatan di website masing-masing.A� a�?Jangan sampai tidak di-update,a�? kata Taufiq.

Taufiq mengatakan, masyarakat membutuhkan setiap informasi kegiatan yang dilakukan Pemkab Lobar. Termasuk data-data statistik terkait perkembangan Kabupaten Lobar.

Sebenarnya kegiatan penyebaran informasi melalui website sudah dilakukan sejak lama. Karena itu, menurut Taufiq, seharusnya setiap SKPD tidak perlu diingatkan kembali untuk meng-update setiap informasi dan kegiatan di website mereka. a�?Tidak perlu diingatkan,a�? tandasnya.

Karena itu, Taufiq meminta seluruh SKPD untuk kembali memperbaharui website-nya. Terutama website SKPD yang bersinggungan langsung dengan informasi A�investasi di Lobar.

Terpisah, Kabag Pengolahan Data Elektronik (PDE) Setda Lobar Subardi mengatakan, konten website dari SKPD bukan menjadi ranah PDE. Tugas PDE hanya mendaftarkan domain dan membuat website SKPD. Bila sudah selesai, maka akan langsung diserahkan ke SKPD yang bersangkutan. a�?Konten website-nya diurus sendiri oleh tim dari SKPD masing-masing,a�? jelasnya.

Namun, karena website pemkab menjadi induk dari seluruh website SKPD, kerapkali PDE membantu materi kontennya. Menyebarkan kegiatan kepala daerah kepada sub domain di dalamnya. a�?Yang tidak aktif, kita siasati dengan mengirimkan berita ke web SKPD. Biar kelihatan aktif,a�? ungkapnya.

Subardi mengatakan, sangat tidak mungkin bila PDE mengurusi seluruh website SKPD. Sebabnya tenaga IT yang ada di PDE sangat terbatas. Karena itu, kasubbag program di setiap SKPD yang memegang tanggung jawab dalam memperbaharui websitenya. a�?Pernah kita coba, tapi tidak mampu mengcover semua. Malah pekerjaan utama jadi terbengkalai,a�? ujarnya.

Pihaknya bukan tidak berupaya. Setiap pembahasan anggaran, PDE selalu bersurat ke setiap SKPD untuk pengelolaan website. Sehingga adanya website yang tidak aktif, kemungkinan diakibatkan SKPD yang tidak menganggarkan itu. a�?Setiap November kita bersurat untuk menganggarkan itu. Jadi mungkin ada SKPD yang gak ada anggaran, makanya tidak aktif,a�? kata dia.

Informasi yang diserap koran ini, sejumlah SKPD terdapat anggaran untuk pengelolaan website. Jumlahnya bervariasi. Namun meski memiliki anggaran, website SKPD terkait tetap tidak pernah diperbaharui. (dit/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *