Ketik disini

Headline Sumbawa

Sekolah Kotor, Wabup Marah

Bagikan

TALIWANG – Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Fud Syaifuddin dibuat meradang. Ia tidak mampu menahan amarahnya ketika berkunjung ke SDN Daya Makmur, Desa Kokarlian, Kecamatan Poto Tano, Kamis (19/5).

Saat itu, wabup blusukan untuk memantau pelaksanaan ujian di sekolah setempat. Saking kecewanya, wabup mengumpulkan murid bersama siswa dalam satu ruangan kelas.

a�?Saya kecewa. Dari sekian banyak sekolah yang saya kunjungi selama ujian, sekolah ini yang paling buruk,a��a�� sesalnya.

Wabup kecewa lantaran kondisi lingkungan sekolah kotor dna dihiasi sampah. Kondisi ini tentu membuat dia meradang. a�?Kalau sekolahnya kotor seperti ini, bagaimana siswa bisa belajar dengan baik. Harusnya, kepsek dan guru bisa mengatasi hal ini,a��a�� tegasnya.

Wabup lantas meluapkan kekesalannya kepada kepala sekolah (Kepsek). Sebagai orang yang bertanggungjawab, kata dia, kepsek harusnya bisa menjaga kebersihan sekolah.

a�?Ini kepsek tidak patut dicontoh dan tidak boleh lagi diberikan kepercayaan untuk menjadi pemimpin (kepsek). Kepseknya ini sudah gagal,a��a�� tandasnya.

Wabup memastikan, kepsek bersama perangkat yang ada disekolah tersebut akan mendapatkan sanksi. a�?Tanggungjawab kepsek dan tenaga pendidik itu dimana,a��a�� kata dia.

Ia menilai, kondisi ini bisa saja terjadi karena murni kurangnya koordinasi antara kepsek dengan guru. Sebaliknya, kepsek dan guru sama-sama malas menjaga kebersihan sekolah.

a�?Saya minta Pak Kadis Dikbudpora tangani masalah ini. Cari tahu masalahnya apa, kalau memang ini faktor kelalaian kepsek dan guru, itu harus diberikan sanksi,a��a�� ancamnya.

Meski dibuat meradang, wabup masih memberikan kesempatan kepada pihak sekolah. a�?Saya akan turun lagi. Kalau tidak bisa berubah, saya ambil tindakan tegas. Semua PNS disini akan saya mutasi,a��a�� gertak wabup.

Khusus kepada para siswa, wabup meminta maaf. a�?Atas nama pemerintah, saya mohon maaf. Sebagai orang tua, saya sangat kecewa dengan apa yang saya temukan di sini,a��a�� akunya.

Sementara, Kadis Dikbudpora KSB Mukhlis langsung memerintahkan Kepala Unit Pelaksana Tekhnis Dinas (UPTD) untuk memanggil kepsek SDN Daya Makmur terkait dengan kondisiA� tersebut. a�?Saya sudah perintahkan kepala UPTD untuk menyelesaikan persoalan ini. Kami berikan waktu tiga hari, persoalan ini harus tuntas,a��a�� tegasnya. (far/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *