Ketik disini

Headline Kriminal

Siswa SMP Diduga Cabuli Murid SD

Bagikan

MATARAM – Pelajar SMP asal Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Lombok Barat (Lobar) SM (Inisial) kini harus mendekam di bui. Remaja 16 tahun ini diduga mencabuli empat bocah ingusan. YakniA� tiga pelajar sekolah dasar, GM, 9 tahun, RP, 8 tahun, dan SM, 9 tahun. Satu lagi berinisial Hi, berumur 5 tahun. Seluruh korban ini berasal dari Desa Sesaot.

Ulah pelaku ini mengantarnya ke kantor polisi. Babinkamtibmas Desa Sesaot bersama anggota Polsek Narmada menangkapnya di luar sekolahnya. Kini, pelaku telah diserahkan proses penanganan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Mataram.

Kapolsek Narmada Kompol Setia Wijatono mengaku, pelaku diduga melakukan pelecehan seksual terhadap empat orang anak. Lalu, pihaknya mengamankan atas dasar pengaduan orang tua korban.

a�?Pengaduan itu disampaikan kepada Babinkamtibmas setempat,a�? katanya, kemarin (20/5).

Menurutnya, usai menerima pengaduan itu, Babinkamtibmas meminta bantuan anggota polsek untuk menahan pelaku. Karena, dikhawatirkanA� orang tua dan keluarga korban menghakimi.

a�?Kami amankan pelaku,a�? aku dia.

Berdasarkan pengakuan pelaku, kata Setia, korban GM dicabuli di kebun, dekat sungai Desa Seasot. Pelaku menyuruh korban memegang alat vitalnya.

a�?Pelaku tidak ingat kapan kejadiannya itu,a�? kata dia.

Sementara, untuk melancarkan aksinya kepada korban RP, pelaku menunjukan video porno. Saat itu korban sedang bermain di dekat sungai. Kemudian korban mandi. Nah, ketika korban selesai mandi, pelaku menyuruh korban memegang kemaluan.

Perlakuan yang sama dialami korban HI. Saat itu, pelaku lewat di depan rumah korban, laluA� mengajakA� korban ke kebun. Setiba di kebun, pelaku membuka resleting celana pelaku dan menyuruh korban memegang kemaluan.

Modusnya yang sama dimainkan pula kepada korban SM. Pencabulan didugaA� dilakukan saat korban bermain di tepi sungai. Pelaku mengajak korban mandi, setelah itu korban disuruh memegang kemaluannya.

Setia mengaku, orang tua korban dan keluarga korban tidak terima dan mengadukan ke polisi. Sehinga, pihaknya mengamankan pelaku untuk menghindari gejolak dari keluarga korban.a�?Tadi (kemarin) kami serahkan pelaku ke polres,a�? terang dia. (jlo/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys