Ketik disini

Sportivo

Tim Kejutan Tantang Juara Bertahan

Bagikan

MATARAM – Honda DBL West Nusa Tenggara Series 2016 akhirnya memasuki episode puncak. Dua tim putra dan putri akan berlaga memperebutkan gelar bergengsi basket pelajar terbesar tanah air itu.SMAK Kesuma Mataram kontra SMAN 5 Mataram di final putra. Sementara di final putri SMAN 1 Mataram ditantang SMAN 1 Aikmel (Lombok Timur).

Datang sebagai juara bertahan, tim putri SMAN 1 Mataram tentu berambisi bisa mempertahankan gelar musim ini. Tapi ambisi itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Sang lawan Aikmel, kali ini ngotot untuk meruntuhkan dominasi mereka.

Diatas kertas, Queens memang masih difavoritkan untuk meraih gelar kedua beruntun. Hal itu wajar melihat performa Rheina dkk cukup konsisten.

Sejak penyisihan mereka dihadapkan pada drawing yang berat. Mulai dari SMAN 1 SIkur (Lotim), hingga rival di final tahun lalu SMAN 2 Mataram sudah dilewati. Pun demikian dengan tim kuda hitam SMAN 1 Narmada di fantastic four alias semifinal sudah ditumbangkan.

”Lawan-lawan yang kuat sudah kami lewati. Sekarang kami optimis bisa meraih gelar kedua. Kami semua sangat menginginkan itu,” ujar kapten tim putri SMAN 1 Mataram Rheina Septiana, kemarin(20/5).

Rheina menggenggam keyakinan tinggi. Final dan gelar juara bukan hal yang asing baginya. Dua kali beruntun tembus final party tak lantas membuatnya puas.

“Ya optimis bisa juara. Di final kami sudah siap dengan semua kemungkinan yang terjadi,” katanya.

Sementara sang lawan, SMAN 1 Aikmel, baru kali ini mencicipi final party Honda DBL. Prestasi terbaik mereka, menembus semifinal tahun lalu. Sebelum akhirnya dikandaskan sekolah yang mereka hadapi di final musim ini, SMAN 1 Mataram.

Namun, moral dan kualitas tim yang semakin padu membuat Aikmel kian lebih optimistis. Enggan menyia-nyiakan kesempatan emas di final menjadi acuan mereka tampil habis-habisan hari ini.

”Yang perlu dilakukan sekarang (jelang final, red) adalah fokus membenahi defense tim. Mental teman-teman sudah bagus,” kata Hastuti Wahida Putri, kapten tim putri SMAN 1 Aikmel.

Dibawah sentuhan pelatih Bambang Herman, Aikmel menapaki langkah mengesankan tahun ini. Dengan mengandaskan pemegang rekor, empat kali juara beruntun SMAN 1 Jonggat menambah keyakinan mereka merebut champions pertama.

”Memang SMAN 1 Mataram adalah tim fantastis. Kami belum pernah menang disetiap pertemuan,” aku Putri.

”Tapi ini adalah Honda DBL, kelasnya beda. Segala kemungkin bisa terjadi,” sambung pemain yang masuk nominasi first time ini.

Merunut ke belakang. Perjuangan ke dua tim menembus final sama-sama lelah. SMAN 1 Mataram berhasil menghentikan langkah SMAN 1 Narmada di babak semifinal. Sementara SMAN 1 Aikmel berhasil menumbangkan juara empat kali beruntun SMAN 1 Jonggat.

Kemenangan atas 60-16 di laga semifinal kemarin mengantarkan anak asuh Sandika Sumbawardana ke babak final. Sedangkan, Putri dkk berhasil merebut satu tiket final party setelah menaklukkan SMAN 1 Jonggat 56-31.

Melakoni laga final hari ini, kedua tim mengaku sudah melakukan persiapan. Tidak hanya dari segi teknik melainkan juga mental.

Derby beda kota ini juga dipastikan seru. Karena tidak hanya pemain yang akan bertanding. Dukungan dan semangat kedua suporter juga dipastikan akan adu suara.

Smansa mania (sebutan supporter SMAN 1 Mataram) sudah tak sabar meriuhkan Sport Hall GOR 17 Desember. Begitupun suporter SMAN 1 Aikmel yang siap memberikan dukungan kepada tim kebanggan mereka. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *