Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Atribut PKI Ditemukan di Bima

Bagikan

BIMA – Masyarakat Desa Ncera, Kecamatan Belo digegerkan dengan adanya atribut Partai Komunis Indonesia (PKI). Pamflet bergambar palu arit tersebarA� di beberapa titik di Desa Ncera, Sabtu (21/5).

Atribut itu diduga sengaja ditempel oknum yang tidak bertanggungjawab. Penemuan logo atauA�simbol PKI itu A�mendapat perhatian dari TNI dan Polisi. Mereka langsung turun ke lokasi dan mengamankan atribut yang ditempel di papan reklame itu.

Kepala Dusun Lido Desa Ncera Zainal mengatakan, pamflet PKI itu awalnya ditemukan warga setempat. Kemudian dilaporkan kepada aparat desa setempat.

a�?Awalnya kita tidak sadar jika itu logo PKI. Setelah diteliti ternyata benar. Saya pun langsung koordinasi dengan pihak TNI,a��a�� terangnya.

Penyebaran logo PKI itu dikecam warga setempat. Bahkan ada warga yang mengamuk dan berusaha mencari pelaku yang menyebarkan atribut PKU tersebut.

Dandim 1608 Bima Letkol Arh Edi Nugraha mengaku, sudah mengamankan barang bukti berupa atribut PKI bergambar palu arit. Logo partai musuh negara ditempel di sejumlah titik di Desa Ncera.

a�?Kita amankan atribut PKI di Gapura perbatasan Dusun Lido dan di Bendungan Desa Ncera sekitar puku 14.00 Wita,a��a�� ungkapnya, Sabtu (21/5).

Ia menduga, ada pihak yang sengaja menyebarkan atribut PKI tersebut. Untuk itu, pihaknya akan menelusuri lebih jauh pelaku penyebaran atribut.

a�?Kita sudah tegaskan PKI itu musuh negara. Jadi, jangan main-main,a��a�� tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Bima Kabupaten AKBP Gatut Kurniadi mengatakan, pihaknya bersama TNI akan menyelidiki pelaku yang menyebar atribut PKI. Barang bukti enam pamflet telah diamankan.

a�?Kita sedang telusuri siapa pelakunya,a��a�� terang Gatut.

Ia menegaskan, pelaku yang menyebarkanA�paham atau logo Palu Arit sudah jelas melanggar. Itu sesuai ketentuan UU Nomor 27 Tahun 1999 tentang kejahatan terhadap keamanan negara.

a�?Jika pelaku telah ditangkap, bisa diberikan pembinaan. Atau dihukum karena telah melawan negara,a��a�� pungkasnya. (dam/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *