Ketik disini

Metropolis

Optimis Kemenhub Beri Lampu Hijau

Bagikan

MATARAM a�� Rencana Pemprov NTB untuk menertibkanA� penyeberangan langsung kapal cepat dari Bali ke Gili Trawangan harus mendapat restu dari pusat. Pengaturan lalu lintas antara provinsi merupakan ranah Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

a�?Penyeberangan langsung yang ada sekarang itu sudah sesuai aturan di pusat. Jadi, kalau kita ingin merubah atau menghentikan penyeberangan langsungnya, ya harus lapor lagi ke Kemenhub,a�? kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB Agung Hartono.

Meski demikian, Agung menilai, izin dari pusat itu bukan kendala. Ia optimis, rencana penertiban kapal cepat tersebut akan mendapat lampu hijau dari Kemenhub. a�?Pusat pasti mendukung. Kita tinggal ajukan saja pasti disetujui rencana penertiban kapal cepat itu,a�? kata Agung.

Diakui, konsep penertiban kapal cepat Bali-Trawangan itu belum disampaikan ke pemerintah pusat. Saat ini, Pemprov NTB mengaku masih menyiapkan terlebih dahulu sarana prasarana di daerah.

a�?Sekarang kita fokus persiapan dulu untuk memberlakukan penertiban kapal cepat itu. Masih banyak yang harus disiapkan,a�? kata Agung.

Diantaranya, mempersiapkan dermaga untuk transit kapal cepat dari Bali serta ruang tunggu bagi wisatawan. Selain itu juga memastikan kesiapan kapal cepat yang akan mengangkut wistawan dari titik transit ke Trawangan.

a�?Jangan sampai, setelah mereka naik kapal cepat dari Bali ke Lombok, kemudian transit dan lanjut dari Lombok ke Trawangan, itu kaya pindah dari bus berfasilitas mewah ke angkutan desa. Intinya kenyamanan dan keamanan wisatawan harus tetap kita pastikan,a�? jelasnya.

Sayangnya, hingga saat ini, Dishubkominfo NTB pun belum bisa memberi kepastian kapan penertiban kapal cepat itu benar-benar bakal direalisasikan. Padahal, rencana penertiban itu sudah digembar gemborkan sejak awal tahun 2016. (uki/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *