Ketik disini

Metropolis

Aktif Berorganisasi, Senang Lomba Berbau Intelektual

Bagikan

Tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Mantan Presiden BEM Fakultas Kedokteran Unram ini ternyata berhasil menjadi juara kontes Wajah Syar’i Indonesia (WSI) NTB yang digelar belum lama ini. Atas prestasinya tersebut, ia didaulat menjadi Duta Wisata Halal NTB.

***

BAGI para kalangan mahasiswa dan akademisi, wajah Amy, sapaan akrabnya sudah tidak asing lagi. Pasalnya, perempuan ini selalu terlibat dalam setiap kegiatan kemahasiswaan. Mulai dari kegiatan organisasi mahasiswa, hingga berbagai lomba karya tulis ilmiah. Baik yang diadakan di lingkup Universitas Mataram, maupun antar perguruan tinggi yang ada di NTB.

Ditemui Lombok Post di kediamannya di Perumahan Lingkar Pratama Pagutan, Amy terlihat begitu memesona. Balutan gaun hijab berwarna merah muda yang dikenakannya makin menonjolkan sosok muslimah yang memancarkan inner beauty-nya. Pantas memang, perempuan kelahiran 20 Oktober 1993 ini dinobatkan sebagai juara Wajah Syar’i Indonesia NTB.

Tutur kata yang sopan dan lembut ditunjukkannya ketika menjawab beberapa pertanyaan wartawan Lombok Post yang mewawancarainya. Namun demikian, ia tidak terkesan kaku. Mudah bercanda dan low profile adalah gambaran singkat tentang putri pasangan H Awal Abdullah dan Bq Mardiyanti ini. Kosakata yang ia ucapkan mencerminkan bagaimana pengetahuannya.

Bahasa intelek dan akademis namun mudah dipahami ia sampaikan dalam perbincangan hangat. Ratusan buku yang tersusun rapi di rak seolah menjadi jawaban, bagaimana ia bisa memiliki wawasan yang telihat saat ia berbicara. Beberapa buku dengan ukuran tebal bahkan terlihat tergeletak di atas meja di ruang tamunya. a�?Kebetulan saya memang hobi membaca dan menulis,a�? celetuk alumni SMAN 1 Praya ini.

Hobinya ini pula yang membuat Amy mengaku tak pernah melewatkan setiap lomba Karya Tulis Ilmiah yang digelar berbagai perguruan tinggi kesehatan di NTB. Beberapa gelar juara dan piagam penghargaan juga tersusu rapi di dekat rak buku koleksi pribadinya. Ternyata, Amy juga pernah dinobatkan sebagai Duta Bahasa Provinsi NTB di tahun 2014 lalu.

a�?Sebenarnya aku lebih suka ikut lomba yang berkaitan dengan intelektual. Kalau ikut lomba ini, murni karena dorongan orang tua,a�? akunya.

Diceritakannya, ketika mengikuti Lomba Wajah Syar’i Indonesia ini, Amy mengaku hanya mengikuti permintaan sang ibu. a�?Kebetulan mama pegawai di Dinas Perkebunan. Mama minta saya untuk wakilin Dinas Perkebunan. Ya saya cobain aja ikut,a�? ungkapnya.

Penampilan yang memang mendukung membuatnya tidak perlu persiapan khusus untuk mengikuti lomba ini. Mengingat, Amy sudah mulai mengenakan hijab sejak duduk di bangku SMP. Selain itu, modal pengetahuan yang dimilikinya tak kalah penting memuluskannya menjadi juara. Mengalahkan 129 peserta yang mengikuti kegiatan ini. Ada enam kategori penilaian yang harus diikutinya. Mulai dari baca Alquran, psikologis, fashion Syar’i, keorganisasian, kewirausahaan dan kesehatan. Dari semua instrumen tersebut, ia mendapatkan poin tertinggi.

Dengan berbagai rentetan prestasi yang didapatnya, Amy tetap merendah. Baginya, didaulat menjadi juara Wajah Syar’i merupakan sebuah kebetulan. Karena, lomba ini dikatakannya digelar bertepatan dengan liburnya menjalani coas di Puskesmas Gunungsari.

Untuk diketahui, saat ini perempuan yang telah menyabet gelar Sarjana Kedokteran ini tengah melaksanakan coas untuk meraih gelar dokternya. a�?Kebetulan kemarin itu memang pas libur coas selama seminggu. Makanya, waktu liburan kemarin diisi full sama kegiatan lomba ini,a�? tuturnya.

Kini, ia sudah mulai masuk menjalani aktivitas sehari-harinya Coas di Puskesmas. Di tengah kesibukannya tersebut, ia harus pintar membagi waktu. Mengingat, selain menjadi calon dokter ia kini didaulat menjadi duta wisata halal oleh Disbudpar NTB. Meski demikian, ia mengaku tidak kesulitan. Mengingat perkembangan teknologi saat ini membuatnya bisa belajar dan menambah wawasan dari berbagai media. a�?Apa program dan agenda yang harus saya ikuti sebagai duta wisata halal itu semua dikirimin lewat email. Kadang untuk nambah wawasan saya juga browsing dan baca-baca melalui internet. Jadi saya lebih mudah untuk menjalankan peran,a�? katanya.

Beberapa agenda terdekat yang bakal diikutinya yakni pelaksanaan MTQ nasional Juli mendatang dan beberapa agenda promosi wisata halal lainnya. Dengan menjadi duta wisata hala NTB, Amy memiliki misi untuk terus meningkatkan kunjungan pariwisata di NTB. Tanpa mengenyampingkan nilai Islam yang ada di NTB. a�?Apalagi Lombok juga dikenal dengan Pulau Seribu Masjid. Jadi dengan keindahan alam pariwisatanya, Lombok dan NTB tidak boleh kehilangan identitas religiusitasnya,a�? tandasnya. (Hamdani Wathoni/Mataram/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *