Ketik disini

Bima - Dompu

Dewan Umbar Janji Lagi

Bagikan

BIMA – Pengadaan bibit kedelai Rp 22 miliar menjadi atensi Komisi II DPRD Kabupaten Bima. Sebab, penggunaan anggaran dariA�A�Tugas Pembantuan (TP) pada Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Dispertapan)A�A�diduga tidak maksimal.

Buktinya, anggaran yang cukup besar itu hanya dipakai untuk membeli bibit rusak. Sehingga, ratusan hektare tanaman Kedelai di Kecamatan Lambitu dan Langgudu gagal tanam.

a�?Kami menduga ada yang tidak beres dalam penyerapan anggaran ini,a�? ungkap anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bima Muhamad Aminurllah, kemarin (25/5).

Menyikapi persoalan itu, komisi terkait bertekad akan menelusurinya secara tuntas. Dewan akan gunakan hak angket (penyelidikan). a�?Kita akan gunakan hak angket untuk menelusuri penggunaan anggaran itu,a�? janjinya.

Menurut Ketua DPC PAN Kabupaten Bima ini, hak angket itu akan digunakan secara maksimal. Sehingga semua yang berkaitan dengan pemanfaatan anggaran tersebut terungkap. Mulai dari sumber anggaran, peruntukannya, sampai penyerapan anggaran tersebut.

a�?Ini semua harus kita tanyakan, karena sebelumnya SKPD terkait tidak pernah melaporkan pada kami soal anggaran itu,a�? tegasnya.

Jika dalam penelusuran itu ditemukan indikasi korupsi atau penyimpangan. Masalah itu akan direkomendasikan untuk diproses secara hukum.

a�?Ini penting untuk menyelamatkan anggaran negara,a�? tandasnya.

Sebelum langkah itu ditempuh, kata dia, pihaknya akan klarifikasi dengan sejumlah pihak terkait. Yakni dengan, Dispertapan, BPSB, dan penangkar. Sekaligus meminta Peraturan Menteri (Permen), Juklak, serta Juknis penggunaan anggaran tersebut.

a�?Semua ini harus kita dapatkan, sebagai acuan kita melakukan penyelidikan,a�? tegasnya.

Ia berjanji, persoalan itu akan dituntaskan. Sehingga memberi efek jera terhadap pelaku yang menyalahgunakan uang negara. a�?Keberadaan program itu sebelumnya tidak dilaporkan ke dewan. Ini menguatkan adanya indikasi korupsi,a��a�� duganya. (mch/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *