Ketik disini

Headline Sumbawa

Suami Naik Pitam, Istri Ditikam

Bagikan

SUMBAWA – Gara-gara diomelin, WL (inisial), 23 tahun, naik pitam. Ia tega menikam istrinya sendiri Julianti, 19 tahun, Selasa (24/5).

Korban mengalami luka parah di bagian leher. Dugaan sementara, WL tidak tahan mendengar a�?ceramaha�? Julianti yang memintanya untuk mencari pekerjaan.

Informasinya, kasus penikaman ini terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu mereka tengah berada di rumah di Dusun Panua, Desa Juranalas, Kecamatan Alas.

Pasangan suami yang baru tiga bulan berumah tangga ini terlibat cek-cok. Untuk menghindari omelan sang istri, WL masuk ke dalam kamar. Meski pelaku sudah menghindar, namun korban terus saja memarahinya.

Diduga tidak tahan mendengar omelan itu, pelaku keluar kamar dan menghampiri korban. Lalu, mencabut badik yang terselip dipinggangnya dan menikam leher istrinya.

Korban pun langsung berteriak. Junaidi, ayah korban yang mendengar teriakan tersebut bergegas masuk ke dalam rumah. Korban didapati dalam kondisi bersimbah berdarah. Akibat luka yang dialaminya, korban pun dilarikan ke Puskesmas Alas untuk mendapatkan perawatan medis.

Korban mengalami dua luka tusukan di bagian leher dan luka sayatan di bagian telinga kirinya. Sementara itu, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Alas.

Kapolsek Alas Kompol M Jafar mengatakan, pasangan suami istri itu sering cek-cok. Pertengkaran itu dipicu karena pelaku yang sering main biliar. Bahkan tidak jarang permainan itu diikuti perbuatan judi.

a�?Akhirnya korban meminta agar pelaku mencari kerja. Karena pelaku selama ini nganggur,a�? katanya, kemarin (25/5).

Diduga tak tahan dimarahi, pelaku langsung mengambil badik dan menikam leher korban. Jafar mengaku, begitu ada laporan pihaknya bergegas mendatangi TKP.

a�?Kami sudah olah TKP, dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi,a�? terang dia.

Dari olah TKP, pihaknya menemukan barang bukti sebilah pisau serta seprei yang berlumuran darah. Saat ini pihaknya tengah memeriksa pelaku secara intensif.

a�?Kalau korban dirawat ke RSUD Sumbawa untuk penanganan lebih lanjut,a�? tandasnya. (run/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *