Ketik disini

Kriminal

Polda Usut Galian C Raba Baka

Bagikan

MATARAM -A� Subdit IV Ditreskrimsus Polda NTB segera turun ke lapangan terkait laporan dugaan eksploitasi pertambangan galian C A�di kawasan bendungan Raba Baka Kompleks (RBK) Dompu. Langkah itu dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari sekelompokA� mahasiswa, Rabu (25/5).

a�?Kita sudah terima laporan dari mahasiswa dan akan kita segera menindaklanjuti itu,a�? kata Kasubdit IV AKBP I Komang Sudana, kemarin.

Dari laporan yang diterima lanjut Sudana, perusahaan pemenang tender proyek RBK dituding mengambil material.A� Akibat dari aktivitas itu, pertambangan itu, petani di sekitar kawasan proyek pembangunan RBK merasa dirugikan.

a�?Ada sekitar 300 petani yang dirugikan,a�? ungkapnya.

Dari laporan tersebut, pihak perusahaan mengambil material untuk meneruskan proyek Dam RBK. Selain itu, perusahaan tersebut diduga melakukan eksploitasi illegal di dalam kawasan hutan lindung Soromandi RTK 55.

Untuk mengusut kasus tersebut lanjut Sudana, pihaknyaA� akan berkoordinasi dengan Polres Dompu. Agar penanganan kasus tersebut bisa optimal.

a�?Kita akan proses jika ada temuan pidana,a�? ucapnya.

Setelah itu, pihaknya akan memanggil beberapa pihak terkait dengan laporan tersebut. Termasuk juga akan terjun langsung ke lokasi.

a�?Kita upayakan untuk melihat kondisi dan dokumen perizinan yang dimiliki oleh pihak perusahan,a�? pungkasnya.

Diketahui, pembangunan Dam RBK ini dimulai tahun 2013. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 316 miliar. Tahun lalu, Dam RBK mendapat pula gelontoran dana dari APBN. Anggaran untuk rehabilitas jaringan irigasi di Raba Baka senilai Rp 13,9 miliar. Proyek itu dikerjakan PT Indopenta Bumi Permai.

Sedangkan, Bendungan Tanju dan Mila ini mulai dikerjakan tahun 2015. Anggaran yang dikuras untuk Bendungan Tanju Rp 330,26 miliar. Untuk pembangunan bendungan Mila anggaran yang dihabiskan Rp 198 miliar. (arl/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *