Ketik disini

Tanjung

Wujudkan Poskestren, IDI Gelar Sosialisasi

Bagikan

TANJUNGA�– A�Keberadaan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) dianggap penting oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Lombok Utara. Untuk mewujudkan hal tersebut IDI pun menggelar sosialisasi menyasar pengurus Ponpes dan santri di Lombok Utara di aula RSUD Tanjung, kemarin (26/7).

A�Sosialisasi itu terkait tata cara penanganan kesehatan untuk beberapa penyakit. Kegiatan ini dihadiri 15 perwakilan Ponpes yang ada di Lombok Utara. a�?Saat ini Poskestren di Lombok Utara masih sangat minim,a�? ujar Ketua Panitia Sulaiman, kemarin.

Ditambahkan, baru Ponpes Nurul Bayan yang sudah memiliki pusat kesehatan bagi santri. Melalui sosialisasi terkait pencegahan penyakit yang kerap terjadi hingga tata cara pengobatannya, diharapkan bisa bermanfaat. Terlebih, tujuan dari pada acara ini yakni untuk mewujudkan Poskestren di semua Ponpes Lombok Utara. a�?Istilah UKS saja belum ada di Ponpes. Keberadaan Poskestren tentu tidak hanya bisa dimanfaatkan santri melainkan untuk masyarakat setempat,a�? paparnya.

Sementara itu, Ketua IDI Lombok Utara Kadir mengatakan, pelatihan dan pengenalan pengobatan dasar yang disosialisasikan ini dirasa sangat penting. Sebab, santri dan santriwati tinggal 24 jam dalam satu lingkungan yang sama.

Dalam satu lingkungan tersebut akan terdapat permasalahan kesehatan yang timbul. Jika tidak diberikan tatacara pencegahan, maka santri dan santriwati ini akan menderita. a�?Kita ajarkan bagaimana mencegah persoalan kesehatan. Ponpes tidak seperti siswa atau siswi SMA yang hanya setengah hari di Sekolah,a�? katanya.

Dijelaskan, penyakit yang kerap muncul di Ponpes sendiri, yakni seperti penyakit kulit, tifus, dan radang tenggorokan. Diharapkan dengan sosialisasi itu paling tidak para santri bisa mencegah dan memberikan pengobatan dasar kepada sesamanya. a�?Mencegah lebih baik daripada mengobati,a�? katanya.

Perihal realisasi Poskestren, Kadir mengatakan, kedepan jika bisa terwujud maka IDI serta IBI akan terus mengawal pengobatan ke Ponpes. Sebab, dalam prosesnya Poskestren tidak bisa dibiarkan berjalan sendiri melainkan mesti ada pendampingan yang tepat. (puj/r9)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *