Ketik disini

Selong

TNI Tak Mau Setengah Hati

Bagikan

SELONGA�– Panglima Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko turun langsung melihat hasil kerja anak buahnya di Rempung, Pringgasela, Lombok Timur (Lotim) kemarin. Desa itu adalah salah satu kawasan cetak sawah baru yang dilakukan TNI di Lotim.

a�?TNI dapat mandat cetak sawah,a�? katanya membuka pidato.

Jenderal nintang dua itu menegaskan pihaknya siap dan tak akan bekerja setengah hati. Khusus untuk daerah ujung timur Pulau Lombok ini, targetnya mencapai 1.000 hektare. Tujuannya jelas, peningkatan produksi pangan dalam negeri.

a�?Seluruh Indonesia tahun ini targetnya 200 ribu hektare sawah baru,a�? jelasnya.

Penambahan luasan area tanam tersebut menurutnya harus diiringi perbaikan tata niaga pangan. Dengan demikian, kesejahteraan petani bisa ditingkatkan. TNI lanjutnya juga berkomitmen terus mengawal rencana besar pemerintah dalam swasembada padi, jagung, dan kedelai (pajale). a�?Sejak 2015 lalu kami mengawalnya dengan sepenuh hati dan bersungguh-sungguh,a�? sambungnya.

Secara khusus dia meminta pasukannya berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Lotim. Persoalan air menurut pangdam adalah hal utama yang tak bisa dikesampingkan. Kendati petak-petak sawah baru sudah tampak pasca kerja siang dan malam pasukannya, untuk urusan hasil, air menjadi penentu.

a�?Idealnya ada sumber air di banyak tempat,a�? katanya.

Dia bahkan menyempatkan diri melihat sungai terdekat di area itu. Secara debit sebenarnya sangat mencukupi. Namun karena letaknya yang jauh di bawah jurang melebihi 10 meter, dia memerintahkan pasukannya mencari solusi. Membelokkan sebagian arah air dari titik yang lebih tinggi.

a�?Rencanakan alirannya supaya sawah yang sudah dicetak bisa ditanami, yakinlah niat baik ini bisa terwujud,a�? katanya memberi semangat.

Kadis Pertanian dan Peternakan Lotim Zaini mengatakan perluasan sawah merupakan investasi publik. TNI selama ini menurutnya sudah sangat banyak membantu. Khusus untuk kegiatan pencetakan sawah baru 1.000 hektare ini, ia menyebut ada 28 kelompok tani yang akan menerima manfaat. Mereka tersebar di enam kecamatan di 12 desa.

Beberapa di antaranya Kecamatan Masbagik di Desa Lendang Nangka, Kecamatan Pringgasela di Desa Pringgasela Selatan dan Rempung, ada juga di Kecamatan Suralaga Desa Bagik Payung Timur. Untuk Kecamatan Aikmel dilakukan di Desa Toya. Sedangkan di Kecamatan Wanasaba ada di Desa Beriri Jarak. Terakhir program ini dilakukan di Kecamatan Sambelia mencakup Desa Sambelia dan Dara Kunci.

a�?Dengan ini, hasil kita akan makin meningkat,a�? katanya penuh keyakinan.

Data yang dimilikinya menunjukkan hingga kini sudah tercapai sebagaian dari target itu. Target 1.000 hektare dibagi pengerjaannya oleh dua tim, Zeni TNI AD mengerjakan 650 hektare, sudah terrealisasi 432 hektare. Kelompok kedua dariA� Zeni Kodam IX/Udayana dengan target 350 hektare dan telah terrealisasi 163,4 hektare.

a�?Mewakili pemerintah dan rakyat Lotim, saya mengucapkan terima kasih atas banyak bantuan TNI AD,a�? tukasnya. (yuk/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *