Ketik disini

Ekonomi Bisnis

UMKM Tulang Punggung Ekonomi

Bagikan

MATARAM A�– Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sudah seharusnya menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Lantaran UMKM memiliki potensi untuk mendorong laju ekonomi daerah di masa mendatang. Mengingat pertumbuhan ekonomi NTB mencapai 5,27 A�persen tanpa tambang di kuartal IV tahun 2015. Bahkan Gubernur NTB juga menargetkan pertumbuhannya di atas 6 persen di tahun 2017.

Menurut pengamat ekonomi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mataram Ihsan Rois, pertumbuhan ekonomi daerah bisa dimaksimalkan melalui dorongan dari sektor UMKM. Untuk itu, menjadi tugas semua pihak mendorong pemberdayaan UMKM agar memiliki kualitas yang mendunia.

a�?Semua pihak mendorong UMKM untuk menjadi tulang punggung demi pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen,a�? katanya, belum lama ini.

Ihsan menilai, apabila UMKM terus tumbuh dan diberdayakan maka nantinya laju ekonomi akan lebih terakselerasi. Bahkan, bukan tidak mungkin perekonomian nasional lebih berkualitas. Serta benar-benar menyentuh level seluruh lapisan masyarakat.

Adapun pemberdayaan UMKM yang dimaksudkan adalah pemberian pelatihan, dan kemudahan berbisnis serta mengakses permodalan. Terpenting pelaku UMKM menggunakan fasilitas teknologi yang memadai.

a�?Jika terus terdorong seperti ini, maka bisa capai tujuh persen itu,a�? ucapnya.

Ia tidak menampik, kebijakan mendorong UMKM memang tidak terlepas dari kemudahan berbisnis. Karena itu permodalan harus digenjot. Yang pasti, kepastian untuk mendapatkan pelatihan teknologi dan digital bagi pelaku UMKM. Sayangnya, di NTB mengalami berbagai masalah yang mengakibatkan kemudahan berbisnis mengakami kenaikan signifikan.

Namun, dirinya tidak menginginkan UMKM tumbuh secara kuantitas semata. Pertumbuhan dan pemberdayaan UMKM harus pula dari segi kualitas. Dalam artian unit usahanya tumbuh besar di masa-masa mendatang.

a�?Harus diubah paradigmanya. Ke depan kita tunjukkan UMKM ditarget secara kualitas dan unit usaha,a�? ujar Ihsan.

a�?Itu menunjukkan mereka tumbuh dari kecil ke menengah, dan dari menengah menjadi besar. Tentu saja ini menjadi tantangan,a�? tambahnya.

Dalam menggapai target, sambungnya, seluruh pihak perlu bersama-sama mendorong keberadaan UMKM di masa mendatang. Bahkan, perlu ada kesadaran bahwa UMKM terbilang tahan terhadap krisis. Serta menjadi tulang punggung ekonomi ketika ekonomi terguncang.

a�?Mengarah ke arah yang benar. Pemerintah tidak bisa kerja sendiri dan harus berkolaborasi dengan semua pihak,a�? tandasnya. (ewi/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *