Ketik disini

Pendidikan

Pembelajaran PAI Menarik dengan IT

Bagikan

MATARAM – Pola pembelajaran agama tidak lagi guru bicara, siswa mendengar. Kanwil Kemenag NTB mendorong para guru PAI sekolah dasar (SD) mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi.

a�?Selama ini pelajaran agama, seperti majelis taklim. Jamaah mendengar, seperti itulah posisi siswa,a�? kata Ketua Panitia Pelatihan Guru PAI SD Berbasis Informasi Teknologi (IT) H Saipun Nasri, Jumat (27/5).

Dijelaskan, dengan pelatihan yang diadakan oleh Kanwil Kemenag NTB pendidikan agama menjadi pelajaran yang menarik bisa tercapai. Berbasis IT. Pelajaran menjadi lebih interaktif.

a�?Nanti bisa gunakan video,a�? sambungnya.

Ditambahkan, setelah pelatihan ada mekanisme memantau kegiatan guru PAI, selain monev. Jalur pengawas. Memantau penerapan yang diperoleh dikelas. Tidak kalah penting, ada keberlanjutan.

a�?Khusus guru PAI pelatihan IT dalam diskusi, kalau hanya sekali jauh dari harapan. Khusus IT dua kali pertemuan,a�? bebernya.

Ditambahkan, tujuan mengadakan pelatihan ini untuk memaksimalkan kurikulum. Melatih atau memberikan keterampilan media pembelajaran berbasis IT mulai power point, mailing list, blog, website, sampai email.

a�?Sekarang ini pembelajaran tidak hanya dikelas. Dengan media pembelajaran, bisa membuat tugas di rumah,a�? urainya/.
a�?Bisa membuat FGD di mailing list. Membuat artikel di web atau blog,a�? sambungnya.

Kegiatan ini orientasi pembuatan media pembelajaran berbasis IT menyasarA� 40 guru PAI SD. Ada Orientasi kemudian workshop. Meski pengenalan, ada dasar Narasumner dari LPMP, IAIN, perguruan tinggi umum.

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenag NTB H Sulaiman HamidA� menekankan soal keberlanjutan setelah pelatihan. a�?Tidak ada gunanya dilatih berhari-hari tanpa ditindaklanjuti. Ilmu tanpa diamalkan sepertiA� pohon tidak berbuah,a�? katanya.

a�?Para guru harusA� sanggup mengikuti teknologi, diupayakan para guru sadar IT. Jangan tidak punya komputer dan laptop kemudian menyerah,a�? tambahnya.(feb/r11/*)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *