Ketik disini

Tanjung

Dewan Lebih Setuju Dokter Spesialis

Bagikan

TANJUNG – DPRD Lombok Utara tampaknya tidak sejalan dengan Dinas Kesehatan. Ini terkait rencana perekrutan 15 dokter umum yang direncanakan dilakukan 2017 mendatang.

Ketua Komisi I DPRD Lombok Utara Ardianto, mengatakan baru-baru ini Pemkab telah melakukan evaluasi tenaga kontrak. Hal itu menurutnya lantaran membengkaknya anggaran belanja pegawai. Sehingga Pemprov meminta agar Pemkab mengurangi beberapa tenaga kontrak.

Atas dasar itulah Komisi I tidak setuju jika Dikes kembali merekrut dokter baru. a�?Anggaran juga tidak ada,a�? cetusnya.

Menurut politisi Hanura ini, daripada merekrut tenaga kontrak dokter umum, Lombok Utara lebih baik merekrut dokter spesialis. Pasalnya, kebutuhan dokter spesialis di Lombok utara masih sangat minim. Terlebih, baru-baru ini dokter spesialis bedah di RSUD Tanjung mengundurkan diri.

a�?Pikirkan lagi mana yang lebih prioritas. Kalau dokter umum bisa diambil dari PNS-PNS yang ada,a�? tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dikes Lombok Utara Suhardi menilai, ketersedian anggaran terkait perekrutan 15 dokter berstatus kontrak nanti bisa disesuaikan dengan proporsi yang ada di APBD 2017.

Dijelaskan, perekrutan dokter untuk mengurangi kekurangan dokter dalam program pemerintah yakni satu desa satu dokter tersebut. Hal ini untuk memuluskan program yang nantinya bisa berjalan maksimal.

TentuA� implementasinya pun bisa dirasakan langsung masyarakat. Terkait besaran biaya, estimasinya sekitar Rp 2,5 juta per satu dokter. (puj/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *