Ketik disini

Selong

Bocah asal Sumbawa, Tersesat Tanpa Orang Tua

Bagikan

Seorang bocah berusia tujuh tahun ditemukan tersesat di Sikur, Lombok Timur. Dari bahasa yang digunakan, bocah itu diketahui asal Sumbawa. Sejumlah polisi yang hendak mengumpulkan keterangan dibuat kelabakan oleh tingkah pola anak itu.

***

MENGGANDENG seorang polwan berjilbab, seorang bocah tampak menuruni tangga lantai dua Polres Lombok Timur dengan perlahan. Dia sudah bosan di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), sehingga Si Polwan memutuskan mengajaknya berkeliling.

Anak itu tampak senang. Digandengnya erat-erat tangan polisi cantik itu. bingung hendak dibawa ke mana, bocah yang ditemukan tanpa orang tua di Sikur itu lantas dibawa ke salah satu ruang penyidik.

Di sana, anak yang belakangan mengaku bernama Rizman itu bertemu sejumlah polisi. Tanpa sungkan, ia menjadikan ruang tempak pemeriksaan para tersangka itu tempat bermain. Berlarian kesana kemari, tak menghiraukan para polisi yang sedang bekerja.

Diperkirakan Rizman baru berusia tujuh tahun, bocah itu tak tampak canggung bertemu orang. Dengan mudah ia menyapa, kendati bahasanya tak dimengerti semua orang.

Tidak bisa berbahasa Indonesia ataupun Sasak yang merupakan bahasa kebanyakan di polisi di Polres tersebut. Bocah dengan rambut tipis itu berbahasa Sumbawa.

a�?Dia ngaku dari Tano,a�? kata Ali, seorang warga keturunan Sumbawa yang coba bercengkrama dengan anak itu.

Selain kendala bahasa, para polisi yang mencoba membantu dibuat kewalahan dengan tingkah polah Si anak. Ia yang sempat bersahabat dengan semua polisi, tiba-tiba meronta. Bahkan sempat lari dari salah satu ruangan. Menggenggam dua buah jeruk di tangan, bocah itu berusaha kabur.

Butuh dua polisi dan seorang polwan untuk mencegah dan menenangkannya.Bujuk rayu super sabar harus dilancarkan para polisi tersebut untuk mengorek informasi. Itupun sangat minim hasilnya.

Tak banyak yang diketahui selain anak itu berasal dari Tano, entah bagaimana menyeberang, kemudia menaiki sebuah bis. Sebelum akhirnya semua penumpang sadar tak ada yang mendampinginya. Lalu diserahkan ke Polsek Sikur dan dibawa ke Polres Lotim.

a�?Kita akan coba bantu,a�? kata Kaur Bin Ops, Sat Reskrim Polres Lotim, Iptu I Made Sutama.

Jika tak berhasil menemukan asalnya, anak tersebut kemungkinan dititipkan di panti sosial Paramita di Mataram. Harapannya di sana perawatan lebih baik bisa diperoleh, sembari mencari asal-usul si anak. Hingga siang kemarin, ia masih berada di polres. Beberapa kali mencoba lari, namun selalu digagalkan.

Jadilah banyak polisi tampak kerepotan mengurusi Rizman, bocah tujuh tahun yang tersesat di Gumi Selaparang. a�?Ini bagian dari tugas kami juga,a�? tandasnya. (Wahyu Prihadi/Selong/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *