Ketik disini

Ekonomi Bisnis Headline

BPD Didorong Tambah Pembiayaan Perumahan

Bagikan

MATARAMA�– Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia didorong untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan perumahan. Baik itu perumahan untuk umum maupun rumah FLPP.

a�?Tapi sayangnya partisipasi BPD masih sekitar 0,5 persen,a�? kata Dirjen Pembiayaan Perumahan Kemenpupera Maurin Sitoris.

Secara statistik sejak tahun 2010 rumah subsidi telah tersalurkan 450 ribu unit dengan nilai Rp 24 triliun. Dalam penyaluran ini BPD secara nasional masih kecil sekali partisipasinya dalam penyaluran. Sehingga memang perlu sekali ada kerja sama untuk mendorong itu semua.

Kerja sama ini dalam meningkatkan partisipasi dan kapasitas BPD dalam menyediakan kredit kepemilikan rumah FLPP. Baik penyediaan perumahan itu bagi masyarakat umum maupun masyarakat berpenghasilan rendah. Termasuk juga di dalamnya PNS.

Diketahui PNS se-Indonesia ada 4,5 juta dan masih ada sekitar satu juta PNS yang belum memiliki rumah. Khusus NTB akan dibangun sekitar seribu unit rumah. Ini sangat diperlukan partisipatif aktif dari BPD.

a�?Sejatinya FLPP itu 90 persen dananya disediakan oleh pemerintah melalui Kemenpupera dan 10 persen disediakan oleh BPD,a�? jelasnya.

Direktur PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Raharjo Adisusanto menjelaskan kerja sama ini dalam rangka meningkatkan kapasitas KPR. Bentuk dukungan SMF untuk itu menyediakan pembiayaan kredit jangka panjang. a�?KPR untuk BPD akan diberikan pinjaman jangka panjang mulai dari satu tahun, tiga tahun, bahkan tujuh tahun,a�? jelasnya.

Namun semakin lama tahunnya akan mahal dana pengembalian BPD kepada SMF. Tingkat bunganya hitungan sesuai dengan perbankan. Sebab bila diperbankan hanya jangka pendek minimal tiga bulan, pihaknya siap memberikan sampai tujuh tahun lamanya.

a�?Ini untuk membantu BPD agar match antara penyaluran dan pinjamannya. KPR itu jangka panjang, sedangkan Deposito dan lainnya di perbankan hanya jangka pendek. Pihaknya ingin memudahkan BPD dalam penyaluran FLPP. BI rate tentunya akan disesuaikan pada kondisi tersebut.

a�?Yang penting SMF itu kompetitif untuk BPD,a�? terangnya.

Sementara itu Dirut Bank NTB Komari Subakir menjelaskan, BPD NTB siap menyalurkan KPR baik itu untuk umum maupun MBR. Bank NTB memiliki beberapa produk untuk mendukung kepemilikan rumah. Ada dua jenis produk yaitu KPR Multiguna dan KPR FLPP.

a�?Kami menyiapkan KPR ini sejak tahun 2014. Jadi kami siap,a�? ujarnya.

Penyaluran KPR Bank NTB menyasar masyarakat umum tidak hanya PNS. Namun khusus Bapetarum yang dikerjasamakan untuk PNS. Namun yang dari Kementerian bisa untuk PNS dan umum karena Negara harus melayani semua lapisan masyarakat.

a�?Pemantauan bagi PNS akan mudah bagi Bank NTB, karena gaji dibayarkan melalui BPD NTB,a�? tandasnya.

Melalui kerja sama ini diharapkan mendukung BPD dalam penyaluran pembiayaan perumahan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Karena itu penting terbentuknya sinergis dan dukungan antara pemerintah, pemangku kepentingan dalam mewujudkan target perumahan bagi MBR. Sehingga tujuannya dapat tercapai dalam pemberdayaan sumber pembiyaaan BPD dalam pembiayaan rumah. (nur/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys