Ketik disini

Headline Praya

Calon Sekda Loteng Ditentukan Provinsi

Bagikan

PRAYAA�– Bupati HM Suhaili FT, mengaku tidak mau ambil pusing, apalagi terjebak dalam gejolak birokrasi dan politis, menyangkut seleksi calon sekda. Dia pun meminta pemerintah provinsi, agar membantu Pemkab mencarikan sosok terbaik.

a�?Bila perlu, yang menempati posisi itu dari pejabat provinsi sajalah. Karena, saya tidak mau mengambil risiko,a�? kata Suhaili, kemarin (2/5).

Kebijakannya itu pun terjawab sudah, setelah pihaknya menunjuk Asisten I NTB sebagai ketua panitia seleksi (pansel) dan dibantu para akademisi dan tokoh masyarakat. Tidak ada satu pun, dari kalangan pejabat atau pensiunan pejabat Pemkab.

a�?SK pansel sudah saya tandatangani, tinggal mereka bekerja saja. Dari pada saya bimbang, maka lebih baik provinsi yang ambil alih. Bila perlu pusat,a�? sindirnya.

Langkah itu dilakukannya, menyusul sejumlah nama calon sekda mulai menimbulkan banyak spekulasi negatif. Mulai dariA� isu keluarga bupati, dugaan suap hingga a�?bekinga�? dari sejumlah tokoh politik.

Situasi seperti itu pun, menurut Suhaili dapat menimbulkan kegaduhan birokrasi. Dia pun tidak ingin, gara-gara satu jabatan tersebut, justru mengganggu pelayanan birokrasi pemerintah. a�?Dasar penentuan sekda itu bukan atas kepentingan politis. Tapi, birokratis,a�? ujarnya.

Sehingga, kata Suhaili posisi itu, murni karir birokrasi, yang disesuaikan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Untuk itulah, para calon sekda harus menunjukkan perjalanan karirnya masing-masing, sebagaimana tertuang dalam Permendagri Nomor 5 Tahun 2005.

a�?Siapa pun berhak mengikuti seleksi calon sekda. Pejabat di lingkup Pemkab kita cukup banyak bergolongan eselon II/B,a�? ujar orang nomor satu di Gumi Tatas Tuhu Trasna tersebut.(dss/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *