Ketik disini

Metropolis

Harus Berburu dengan Waktu

Bagikan

MATARAM – Setelah sekian lama mengalami kekosongan, lima komisioner baru Komisi Informasi (KI) NTB untuk masa bakti 2016-2020 akhirnya resmi dilantik di RRU Kantor Gubernur NTB, kemarin (2/6).

Pelantikan dilakukan langsung oleh Wagub NTB H. Muhammad Amin berdasarkan Surat Keputusan Gubernur NTB nomor 550-495 tahun 2016.

a�?Tugas sebagai anggota KI bukanlah tugas yang mudah,a�? pesan Wagub dalam sambutannya.

Dikatakan, KI di tingkat daerah merupakan aktualisasi peran serta masyarakat yang terlembagakan secara formal untuk mewadahi aspirasi serta mewakili masyarakat akan kebutuhan akan informasi. Ia berharap komisioner KI periode kedua ini dapat bekerja lebih keras lagi dalam memberikan pelayanan perbaikan kualitas serta regulasi keterbukaan informasi publik di NTB.

Tahun 2015 lalu NTB berhasil meraih peringkat ke-4 dalam Keterbukaan Informasi Publik. Untuk itu, AminA� berharap komisioner yang baru bisa memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat dalam hal keterbukaan informasi di Provinsi NTB.

a�?Agar prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan bahkan lebih baik lagi jika dapat ditingkatkan,a�? harapnya.

Sementara, ada yang menarik dari kepengurusan KI periode kedua ini. Ketua KI sendiri kini diamanahkan kepada Anjang Roslinda Motimori. Sementara, Wakil Ketua ditunjuk Najamuddin.

Anggota lainnya yakni, M Zaini sebagai Ketua Bidang Kelembagaan, Lalu Akhmad Busyari sebagai Ketua Bidang Penyelesaian Sangketa Informasi, dan Hendriadi ditunjuk sebagai Ketua Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Advokasi.

Diketahui, terpilihnya lima komisioner KI yang baru tersebut melalui proses seleksi panjang dan sempat beberapa kali mendapat sorotan publik. Salah satunya disebabkan telatnya fit and propertest A�oleh DPRD NTB. Akibatnya, komisioner KI pun sempat mengalami kekosongan hingga berbulan-bulan.

Menyikapi kekosongan yang begitu lama tersebut, jajaran komisioner KI yang baru pun menyadari mereka perlu untuk berlari kencang, mengejar ketertinggalan.

a�?Ini tantangan kami juga karena sekarang KI pusat sudah melakukan penilaian untuk keterbukaan informasi. Jadi kami harus lari kencang, berburu dengan waktu,a�? kata Anjang selaku Ketua Komisioner KI NTB.

Di samping itu, sudah ada sangketa informasi yang menunggu untuk ditindaklanjuti.

a�?Kemarin belum bisa terlayani karena masih ada kekosongan, jadi advokasi belum bisa dilakukan, tetapi sekarang masyarakat sudah bisa melakukan permohonan informasi,a�? lanjutnya.

Langkah terdekat, komisioner KI juga akan menyampaikan jawaban-jawaban terkait penyelesaian sangketa informasi yang terdahulu.

Di samping itu, KI juga masih perlu bekerja keras, mendorong agar masyarakat lebih tahu haknya atas pelayanan informasi yang diberikan badan publik.

a�?Kita juga sedang siapkan beberapa gebrakan. Ada MoU terbaru dengan Kemendes. Hanya NTB yang akan lakukan gebrakan itu,a�? pungkasnya. (uki/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *