Ketik disini

Headline Metropolis

Lembar Segera Direklamasi

Bagikan

MATARAM – Pembangunan Pelabuhan Peti Kemas Gili Mas, Kabupaten Lombok Barat bisa segera dimulai. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dari pemerintah pusat untuk proyek tersebut sudah dikantongi.

a�?Terakhir kita koordinasi, informasinya Amdal sudah beres. Sudah disahkan,a�? kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB Agung Hartono.

Bersamaan dengan pengesahan Amdal tersebut, rentetan kegiatan fisik nyaris bisa dimulai. Saat ini, lanjutnya, tengah berproses lelang untuk reklamasi.

a�?Mudah-mudahan bulan Juni atau Juli ini sudah bisa mulai reklamasi,a�? imbuhnya.

Luas wilayah yang akan direklamasi sendiri sekitar 20 hektare. Area yang direklamasi itu untuk lokasi pembangunan terminal cruise, perkantoran, dan beberapa sarana prasarana dan fasilitas lainnya.

Dijelaskan, selama ini ada dua pembangunan pelabuhan tersebut hanya tinggal menunggu Amdal dan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) oleh pemerintah pusat.

a�?Nah, sekarang Amdalnya sendiri sudah beres, RIP juga. Tinggal action saja,a�? lanjut Agung.

Sejak awal, pemerintah memang sudah menargetkan tahun 2016 bisa segera dimulai konstruksi fisik. Sehingga, Pelabuhan Peti Kemas Gili Mas pun bisa beroperasi dua tahun setelahnya.

a�?Target beroperasi awal atau pertengahan 2018,a�? kata Agung.

Sejauh ini, menurutnya, masalah lahan juga tidak ada masalah. Tercatat sudah 60 hektare yang clean and clear sebagai lokasi pembangunan pelabuhan peti kemas Gili Mas tersebut.

Diketahui, keberadaan pelabuhan peti kemas sendiri diyakini akan meningkatkan aktivitas di Lembar dan memberi pelayanan yang lebih maksimal dibandingkan pelabuhan yang ada saat ini.

Pasalnya, dari hasil kajian, lokasi pelabuhan peti kemas Gili Mas ini sudah memungkinkan untuk bersandarnya kapal besar seperti cruise dan tanker.

Sehingga, keberadaan pelabuhan ini jelas akan member multiplayer efek bagi daerah. Termasuk untuk memajukan dunia pariwisata.

Mengingat dampak positif yang diberikan itulah, Pemprov NTB sendiri mengaku tetap aktif mendukung agar rencana pembangunan pelabuhan tersebut berjalan lancar dan segera terealisasi.

a�?Ini nanti akan menjadi salah satu pelabuhan yang paling dalam di Indonesia, bisa sampai 18 meter kedalamannya. Jadi, memungkinkan kapal besar untuk merapat,a�? pungkasnya. (uki/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *