Ketik disini

Giri Menang

Lahan Relokasi Belum Jelas

Bagikan

PKL acap kali menjadi korban penggusuran.  Seperti yang dialami para PKL di Bundaran Giri Menang Square (GMS). Mereka harus rela berpindah-pindah sembari berharap dapat lahan

***

PELEBARAN akses jalan lintas Mataram-Bandara Lombok Internasional Airport ( LIA ) khususnya di Jalur Bundaran Giri Menang Square masih dalam proses.  Akibatnya lokasi jualan untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) ikut tergusur.

Tak ada protes yang dapat mereka layangkan.  Sebab lokasi tersebut bukanlah hak milik mereka. Tanah tersebut masih milik Pemerintah Lombok Barat.

Sebagai ganti sementara, para pedagang dipindahkan di depan halaman Kantor Badan Amil Zakat (Bazda).

Hal tersebut tentunya menimbulkan kekecewaan.  Baik dari para pedagang maupun para pengunjung. Sebab lokasinya yang dinilai tidak sesuai.

Salah satu pengunjung, Burhanudin menyayangkan hal tersebut. Para PKL diposisikan dalam ketidakjelasan. Padahal itu merupakan satu-satunya cara mengais rezeki.

”Sudah sebulan lebih para PKL ini dipindahkan ke depan halaman Kantor Bazda tanpa ada kejelasan,” tukasnya. Selain itu juga, hal ini juga membuat halaman Kantor Bazda terkesan kumuh.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Hj Lale Prayatni saat di konfirmasi terkait hal ini mengatakan, pihaknya sudah meminta agar disediakan tempat untuk merelokasi PKL tersebut.

Namun menurutnya, yang mempunyai wewenang untuk menyediakan lahan adalah Kantor Aset.

”Secara administrasi kita sudah ajukan, tapi yang punya kewenangan Bagian Aset,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Kantor Aset Kabupaten Lombok Barat Mahnan menyatakan, pihaknya belum membalas surat permintaan dari Kadis Perindag Lobar.

Hal ini disebabkan belum ada lahan yang pasti untuk para PKL tersebut.

“Saya berharap Kantor Aset dan Disprindag bisa diskusi untuk membahas lebih jauh terkait posisi lahan untuk dijadikan tempat relokasi para PKL,” ujarnya. (Ferial Ayu/Giri Menang/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *