Ketik disini

Metropolis

Sanggar Riam Bagentar, Bawa NTB Pertahankan Gelar

Bagikan

MATARAM – Penampilan musik berjudul a�?Kembung Bahojaa�? dari Sanggar Riam Bagentar, Desa Sebasang, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa memukau tim juri Festival Musik Tradisi Anak-Anak.

Salah seorang pemain serunai (alat tiup mirip suling khas Sumbawa) yang dibawakan seorang bocah kelas 2 SD membuat penonton memberikan standing aplaus. Di akhir acara, penampilan anak-anak SD dari kampung itu diganjar sebagai Pemusik Penampil Terbaik.

Prestasi ini sekaligus mempertahankan posisi NTB yang selalu masuk sebagai terbaik tingkat nasional.

a�?Serunai itu alat musik yang sulit dimainkan, nah ini anak kelas 2 SD mampu memainkan dengan baik. Itu menjadi salah satu perhatian juri dan penonton,”

kata Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sumbawa Hasanuddin pada Lombok Post, kemarin (3/6).

Dengan komposisi 10 orang, semuanya anak SD, Sanggar Riam Bagentar bertanding bersama puluhan perwakilan seluruh provinsi di NTB.

Tahun ini acara rutin tahunan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dipusatkan di Palu, Sulawesi Tengah. Setiap yang tampil merupakan tim terbaik dari provinsi masing-masing.

Sanggar Riam Bagentar yang mewakili Kabupaten Sumbawa mendapatkan tiket ke nasional setelah menyisihkan peserta kabupaten/kota lainnya di NTB.

Usai memenangi festival tingkat provinsi, anak-anak Sanggar Riam Bagentar digembeleng selama dua bulan penuh. Perpaduan musik tradisional Sumbawa, nyanyian, dan cerita dalam tarian mereka digodok.

Mereka membawakan musik dan tari tentang keceriaan anak-anak yang mendendangkan lagu untuk menidurkan adik mereka. Paduan musik, lagu, gerakan-gerakan tari khas anak-anak membuat juri jatuh hati.

Hasanudin mengatakan, sebenarnya persiapan kontingen Sumbawa cukup mepet. Pemberitahuan dari panitia provinsi terbilang mendadak.

Mestinya, kata Hasanudin, untuk event tingkat provinsi pemberitahuan ke kabupaten dilakukan setahun sebelumnya.

a�?Agar kami bisa menganggarkan. Kalau sudah tahun berjalan susah cari anggaran,” ujarnya.

Alasan itu pula yang membuat Kabupaten Sumbawa lima tahun terakhir absen dalam mengikuti festival kesenian tingkat provinsi.

Keberhasilan tim musik tradisi anak-anak melecut semangat tim tari anak-anak. Kebetulan tim yang akan mewakili NTB dalam ajang nasional adalah kontingen Kabupaten Sumbawa.

Sanggar Berang Bayan dari Desa Empang Atas, Kecamatan Empang akan berlaga di Jakarta. Mereka membawakan tarian berjudul Samaras Gamporo, yang sebelumnya menjuarai festival tingkat provinsi. (fat/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *