Ketik disini

Selong

Lotim Lumbung Sapi, tapi Harga Daging kok Mahal?

Bagikan

SELONG – Dinas ESDM Prindag Lombok Timur (Lotim) menganggap perintah Presiden Jokowi untuk menekan harga jual daging sapi hingga kisaran Rp 80 ribu perkilogram sangatlah mustahil. Bahkan walaupun daerah ini termasuk daerah yang surplus ternak sapi dan kerbau. a�?Normal kita ada dikisaran Rp 108 ribuan,a�? kata Kabid Perdagangan, Dinas ESDM Perindag Lotim Suwardi, kemarin (4/6).

Kedatangan bulan Ramadan dipastikan juga akan mendongkrak harga tersebut. Kendati hingga kini peningkatan harga masih terpantau bergerak lamban. Peningkatan permintaan sesuai hukum ekonomi dikatakan pasti membuat harga ikut naik. a�?Jangankan Rp 80 ribu, kalau bisa Rp 100 ribu saja kita sudah bagus,a�? katanya.

Data akhir 2015 menunjukkan di Lotim tercatat 123.330 ekor sapi. Kabid Peternakan, Dinas Pertanian dan Peternakan Lotim Syamsuri Hamzan mengatakan stok tersebut lebih dari cukup. Bahkan konsumsi masyarakat tak sampai setengah dari itu. Namun demikian kendati berlebih, untuk ukuran harga juga tidaklah terlalu murah.

Fluktuasi terjadi bergantung banyak faktor. Saat jelang Idul Fitri tahun lalu misalnya, harga bisa mencapai Rp 140 ribu. Padahal lagi-lagi secara stok Lotim tidaklah berkekurangan. Saat itu, pemotongan sapi juga sudah ditambah jumlahnya hingga tiga kali lipat. Saat waktu normal, 28-30 ekor ternak tercatat dipotong setiap harinya. Ketika dibutuhkan saat semisal lebaran, peningkatan pemotongan bisa hingga 90 ekor perhari. a�?Tidak mungkin bisa Rp 80 ribu,a�? tandasnya. (yuk/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *