Ketik disini

Selong

Pemerintah Lotim Sambut Baik Magic Green

Bagikan

SELONGA�– Pemerintah Lombok Timur (Lotim) menyambut kedatangan pupuk Magic Green. Dengan aplikasi dan penerapan yang baik pupuk yang sudah digunakan di Thailand tersebut diharap bisa menjadi bagian dari penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG). a�?Kami harap pupuk ini bisa membawa peningkatan hasil,a�? kata Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Lotim Sapirin, Sabtu (4/6) lalu.

Dia mengatakan tahun ini kekeringan meluas di sembilan kecamatan di Lotim. Sumber air menjadi makin sulit diperoleh petani. Dengan luas lahan tanam 47 ribu hektare, dipastikan ada yang terdampak. Namun dengan kedatangan pupuk berteknologi nano calcium ini diharap dapat menjadi solusi. a�?Saya dengan pupuk ini kuat di kawasan dengan air terbatas, sangat cocok dengan daerah kita,a�? ujarnya.

Pemerintah lanjutnya A�mendukung setiap pengusaha yang hendak datang berusaha. Apalagi jika usaha yang dijalankannya memberi dampak positif yang sangat besar bagi masyarakat. Dengan penduduk 1,3 juta jiwa, daerah ini sudah mampu menghasilkan lebih dari 200 ribu ton beras. Konsumsi saat ini ada dikisaran 120 ribu ton.

a�?Semoga dengan pupuk ini jadi makin banyak hasilnya, tentu petani akan makin sejahtera,a�? kata Sapirin berharap.

Koordinator Pelaksana Demplot Pupuk Magic Green Arif Maladi mengatakan pihaknnya tak hanya memberikan janji. Bukti nyata bahkan sudah dihasilkan di Lombok Barat. Satu hektare lahan bisa berproduksi hingga 10,4 ton, bandingkan dengan lahan lain dengan pupuk berbeda yang hanya 7,2 ton saja. a�?Naiknya 30-40 persen,a�? ujarnya.

Dia berharap keberhasilan di daerah lain bisa dibawa ke Gumi Selaparang. Sebagai bukti, pihaknya juga bersiap mengundang berbagai pihak menyaksikan langsung panen perdana tanaman yang diberi pupuk ini dalam beberapa bulan kedepan. a�?Ini untuk membantu peningkatan kesejahteraan petani,a�? katanya. (yuk/r3/*)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *