Ketik disini

Headline Sumbawa

Plafon RSUD Asy Syifa Ambruk

Bagikan

TALIWANG – Plafon lantai tiga RSUD Asy Syifa Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ambruk. Beruntung, peristiwa ini tidak sampai menelan korban jiwa. Tapi, insiden ini sempat membuat panik petugas dan pasien RSUD.

Peristiwa ambruknya plafon ini menjadi bahan pembicaraan di media sosial. Apalagi, ambruknya plafon rumah sakit ini terjadi ketika RSUD belum genap setahun beroperasikan.

a�?Itu aneh sekali, masa semahal itu plafonya cepat sekali ambruk. Untung tidak ada korban jiwa,a��a�� tulis salah seorang pemilik akun facebook.

Dari data yang dihimpun Radar Sumbawa (Lombok Post Group) , sebelumnya pihak rumah sakit berencana memperbaiki plafon tersebut. Tapi, rencana ini telat karena plafo ambruk lebih dulu.

a�?Kami memang ada rencana untuk memperbaikinya,a�? kata Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Medik RSUD KSB Ida Eliza via ponsel, kemarin (5/6).

Menurut dia, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Karena, sebelumnya pihak RSUD sudah mengevakuasi pasien yang berada di lantai tiga.

a�?Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebelum plafon itu ambruk, kita memang sudah mengevakuasi semua pasien,a��a�� kata

Pembangunan RSUD Asy Syifa menghabiskan dana Rp 90 miliar lebih. Pada tahap awal pembangunan RSUD ini menggunakan anggaran sekitar Rp 60 miliar. Sementara, tahap kedua hingga RSUD dioperasikan sekitar Rp 32 miliar lebih. Sementara, perusahaan pemenang tender yakni PT Brantas. (far/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *