Ketik disini

Tanjung

Bedah RTLH dengan Sistem Subsidi Silang

Bagikan

Banyak cara dilakukan untuk membantu orang yang membutuhkan. Seperti yang dilakukan komunitas GR 10.000 yang mengumpulkan donasi dari anggotanya. Kemudian menyerahkan kepada mereka yang tidak mampu, khususnya masyarakat dengan rumah tidak layak huni.

***

WAJAHA�bahagia terlihat dari wajah Inaq Atmah, 50 tahun warga Dusun Karang Subagan, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang. Pasalnya saat itu dia menerima sebuah kunci pintu rumah yang diserahkan langsung Ketua TP PKK Lombok Utara Rohani Najmul Akhyar beberapa waktu lalu.

Rumah yang ditempati Inaq Atmah sebelumnya kondisinya cukup memprihatinkan. Melihat kondisi ini komunitas GR 10.000 pun lantas menjadikan Inaq Atmah sebagai salah satu warga yang perlu dibantu.

Ketua Komunitas GR 10.000 Bimbo Asmuni mengatakan, program ini diniatkan untuk membantu masyarakat miskin. Selain itu untuk mengajak masyarakat Lombok Utara yang termasuk dalam kategori mampu supaya menyumbangkan sebagian rezekinya untuk masyarakat miskin. Karena, bentuk sosial yang dilaksanakan ini tidak hanya membutuhkan peran pemerintah semata melainkan kepedulian semua pihak. “Jadi kita pakai sistem subsidi silang. Masyarakat yang mampu membantu masyarakat tidak mampu,” paparnya.

Menurut Bimbo, sistem yang diterapkan GR 10.000 setiap anggota komunitas yang mampu akan membantu masyarakat tidak mampu. Jumlah sumbangan pun tidak dipatok terlalu besar yakni seribu rupiah. Dengan asumsi dari seribu rupiah dikalikan 10 ribu orang bisa memperoleh Rp 10 juta.

“Rumah Inaq Atmah ini rumah yang kelima kita bedah di Lombok Utara. Selanjutnya, lima rumah warga tidak layak huni yang akanA�kami perjuangkan untuk dibedah sekarang ini,” cetusnya.

Bimbo juga berterima kasih kepada semua masyarakat, pengusaha yang telah peduli kepada masyarakat miskin. Donasi yang dipercayakan kepada GR 10.000 merupakan amanah yang harus disampaikan kepada warga yang membutuhkan.

“Untuk pengerjaan bedah rumah sasaran dilakukan dengan gotong royong melibatkan keluarga dan tetangganya. Hal itu kami lakukan untuk meminimalisir dana yang dikeluarkan karena sisa anggarannya bisa dimanfaatkan untuk rumah warga lainnya,” jelasnya.

Tujuan utama GR 10.000 adalah mengajak masyarakat, pengusaha untuk ikut peduli membantu masyarakat yang notabene dibawah garis kemiskinan dan belum tersentuh bantuan dari pemda.

Setelah Inaq Atmah ini, Bimbo mengungkapkan akan dilanjutkan ke wilayah Bayan yakni di Desa Loloan satu rumah, di Kecamatan Tanjung tepatnya di DusunA�Karang Nangka satu rumah dan satu rumah di Dusun Karang Lango serta satu rumah di Kecamatan Gangga.

Sementara itu, Ketua TP PKK Lombok Utara Rohani Najmul Akhyar mengungkapkan apa yang dilakukan Komunitas GR 10.000 merupakan kepedulian terhadap masyarakat tidak mampu. “Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri dalam mengentaskan kemiskinan melainkan membutuhkan juga peran lembaga komunitas yang peduli terhadap masyarakat miskin,” katanya.

Rohani menambahkan, program bedah rumah yang dilakukan GR 10.000 ini patut didukung oleh semua lapisan masyarakat, tidak hanya pemerintah. Dalam kesempatan tersebut Rohani juga menyerahkan bantuan 100 zak semen yang bisa digunakan untuk merehab rumah warga selanjutnya. “Semoga sumbanganA� ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (Pujo Nugroho/Tanjung/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *