Ketik disini

Selong

Guru Paud Mengadu ke Ali BD

Bagikan

SELONGA�– Sejumlah guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mendatangi kantor Bupati Lombok Timur (Lotim), kemarin. Mereka hendak mengadu langsung ke bupati, karena merasa dipaksa A�membeli buku yang A�dianggap tidak begitu diperlukan. a�?Dalam mengajar anak TK, kita tak butuh buku, tapi media,a�? kata salah seorang guru mengeluh.

Para guru kala itu datang dengan masker penutup wajah. Alasannya mereka khawatir, jika diketahui menetang kebijakan Dikpora Lotim, khususnya Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) akan ada intimidasi pada mereka. Alasan itu juga yang membuat tak satupun guru PAUD mau menyebutkan nama mereka ataupun asal sekolahnya.

a�?Nanti bisa-bisa saya dipersulit untuk mengurus ini dan itu,a�? kata seorang guru berkerudung merah.

Mereka menjelaskan, 30 persen dari Biaya Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD, oleh PLS diwajibkan untuk dibelikan buku. Jenis sudah ditentukan dinas dari sebuah penerbit ternama. Bahkan perintah membeli buku sudah langsung turun jauh sebelum BOP dikucurkan ke PAUD. a�?Uangnya masih di langit, kita sudah dikumpulkan untuk isi blangko beli buku,a�? ketusnya.

Padahal dalam aturan, tidak ada kewajiban alokasi 30 persen tersebut. Lebih-lebih buku tersebut dianggap tak layak untuk anak PAUD yang belum bisa baca tulis. Aturanpun tidak membolehkan memaksa anak agar bisa baca tulis yang baru diajarkan ketika masuk SD kelas I.

a�?Buku itu sekarang jadi pajangan saja,a�? katanya.

Guru lain menjelaskan, sekolahnya yang ada di Aikmel menerima Rp 7,2 juta BOP pertahun. Dengan paksaan membeli buku hingga 30 persen anggaran, para guru yang berharap mendapat honor lebih dari BOP tersebut hanya bisa gigit jari. a�?Kami ini Honda, Honor Dari Allah,a�? katanya membuat perumpamaan.

Bupati Lotim HM Ali BD yang keluar menemui mereka meminta para guru menanyakan langsung pada Kabid PLS Dikpora Lotim. Jika benar apa yang dilaporkan tersebut, maka telah terjadi penyimpangan. a�?Tidak boleh ada usaha yang paksa beli,a�? katanya.

Dia lantas mengatakan ada orang yang berpuluh-puluh tahun memonopoli penjualan buku. Orang itu bisa membayar para pejabat dan orang yang diperlukan untuk kepentingannya. a�?Tidak boleh itu orang begitu,a�? katanya lantas berlalu. (yuk/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *