Ketik disini

Sportivo

Menembak Gagal Penuhi Target

Bagikan

MATARAM – Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) NTB tampaknya harus berjuang keras jika ingin meraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat (Jabar). Pasalnya, dari 12 atlet yang dikirim di Kejurnas Jabar, tim menembak NTB hanya membawa pulang satu perunggu.

Tentu saja target menembak yang ingin meraih satu emas gagal total. Ironisnya, atlet unggulan Ni Wayan Yuliarthi hanya mampu bertahan di peringkat lima besar dari delapan finalis yang tampil di final.

Tim Pendamping Satgas Menembak Dachlan A Bandhu mengatakan ada beberapa penyebab menembak harus kehilangan peluang medali. Terutama masalah fisik.

a�?Nilai tembakan atlet kita menurun di akhir-akhir pertandingan. Itu karena mengalami kram-kram, kondisi fisik menurun,a�? jelasnya pada Lombok Post, kemarin.

Melihat hal tersebut, Dahlan mengatakan jika memang untuk kejurnas kali ini persaingan semakin tajam. Mengingat daerah lain memang mempersiapakan atletnya secara matang untuk bisa meraih medali.

a�?Secara persaingan, atlet kita bisa mengimbangi,a�? ungkapnya.

Dengan gambaran persaingan yang cukup ketat, ini bisa menjadi bahan evaluasi yang bagus bagi tim menembak NTB di tiga bulan sisa. Setelah ini, menurutnya, akan ada evaluasi bagi para atlet yang turun di PON Jabar September mendatang.

a�?Memang kejurnas kali ini menjadi ajang evaluasi hasil latihan,a�? akunya.

Soal kualitas lawan, kata Dahlan tentu akan menjadi perhatian tim pelatih untuk meningkatkan persiapan menuju PON.

Kegagalan yang diraih di Kejurnas Jabar dalam mencapai target medali, meA�rupakan cambuk yang berA�harga bagi tim menembak ke depan.

a�?Kami tentu berharap seluruh atlet terus fokus meningkatkan kemampuan agar bisa bersaing dalam perebutan medali di PON 2016. Hasil ini (Kejurnas Jabar) adalah pelajaran berharga,a�? pungA�kasnya.

Hasil Kejurnas Jabar kontingenA� menembak NTB hanya satu medali perunggu lewat Dimas Restu Arindra Putra yang turun di kelas air rifle putra. (zen/r5)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *