Ketik disini

Pendidikan

Nilai Anjlok karena Soal

Bagikan

GIRI MENANG – Buruknya hasil ujian nasional (UN) SMA sederajat di NTB membuat kepala sekolah angkat bicara.

Rendahnya nilai karena naskah soal yang tidak sesuai dengan yang dipelajari. Soal UN dibuat irisan, soal menggunakan dua kurikulum yakni kurikulum 2013 dan Kurikulum Satuan Pendidikan (KTSP).

a�?Kalau seperti ini kan siswa tak bisa maksimal menjawab soal. Apalagi kita yang menerapkan kurtilas,a�? kata Kepala SMAN 1 Narmada H Mustaa��anullah, Rabu (1/6).

Dikatakan, pusat harusnya membuat soal sesuai dengan kurikulum yang diterapkan. Sekolah yang menerapkan kurtilas maka naskah soalnya diambil dari materi kurtilas. Untuk yang KTSP maka naskah soalnya materi KTSP yang sudah dipelajari siswa.

a�?Ini campur-campur,a�? sambungnya Aan.

Aan mengatakan, sekolah yang dinahkodainya murni menerapkan kurtilas. Namun begitu melihat kisi-kisi soal pada pemantapan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, ia sudah khawatir akan nasib anaknya pada UN. Dalam kisi-kisi berisi soal irisan.

a�?Ini membuat siswa tak maksimal pada UN,a�? ujarnya.

Bukan hanya itu, imbuhnya, kurtilas ini juga membuat siswanya tak diterima mendaftar kerja. Beberapa waktu lalu siswanya mendaftar kepolisian.

Namun ditolak karena tidak sesuai jurusan. Pelamar yang diterima jurusan IPA. Sementara di kurtilas tidak ada jurusan, yang ada peminatan. Kurtilas menerapkan model pembelajaran lintas.

a�?Seperti peminat bahasa juga akan belajar IPA dan IPS. Begitu juga dengan peminatan IPA dan IPA akan belajar bahasa. Kurtilas ini dimplementasi salah satunya untuk menghapus ksata-kasta yang disebut dengan jurusan,a�? terangnya. (jay/r11)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *