Ketik disini

Selong

Tetap Siap Meskipun Kurang Tidur dan Lapar

Bagikan

Tidak ada libur bersama di hari pertama puasa Ramadan tahun ini di Lombok Timur (Lotim). PNS tetap masuk meski jam kerjanya hanya hingga pukul 11.00 Wita. Namun demikian, sejumlah SKPD Pelayan tampak tetap siap seperti biasa, meskipun pengunjung juga berkurang.

***

a�?PRIT…a�? bunyi peluit tukang parkir menyambut kedatangan sebuah sepeda motor dari kejauhan. Setelah memarkirkan kendaraannya, orang itu lantas berjalan menuju sebuah loket di Dinsosnakertrans Lotim.

Pria tersebut hendak mengurus sejumlah keperluannya untuk keberangkatan menuju luar negeri. Dia hendak merantau, menjadi TKI. Dengan sigap petugas yang sudah menanti melayaninya. Satu demi satu pertanyaan dijawab. Berkas yang sudah dibawa juga diperiksa.

a�?Pelayanan jalan terus, walaupun puasa,a�? kata Kasi Tenaga Kerja, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Lotim L Sadli Bahtiar.

Kesiapan serupa juga ditunjukkan SKPD a�?pelayana�? lainnya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lotim. Di sana, sedari pagi, sejumlah warga tampak memenuhi kantor itu. tidak seramai biasanya memang, namun tetaplah terbilang tidak sepi.

SKPD yang dibawahi Kepala Dinas Sateriadi ini memang sangat cukup peran dan fungsinya. Mengurus berbagai macam surat menyurat tentang kependudukan dan pencatatan sipil. Dari KTP, akta kelahiran, kartu keluarga dan banyak lagi harus diurus di sana. a�?Semua berjalan normal dan lancar, hanya jam saja yang menyesuaikan,a�? kata Sekretaris Disdukcapil Lotim Andika Istu Jaya.

Beralih ke Sekretariat DPRD Lotim, sejumlah staf PNS dan tenaga honorer juga tampak sibuk dengan beragam pekerjaan. Kendati tak banyak wakil rakyat t yang tampak hadir, sekretaris tak boleh ikut-ikutan seperti itu. mereka terikat aturan kepegawaian. Menurut Sekretaris Dewan H Afkharuddin, semua alur birokrasi berjalan normal di hari pertama puasa. Semua tetap siap, mengerjakan tugasnya masing-masing.

Hiruk pikuk tak kalah ramai juga tampak di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Lotim. Kantor yang juga menjadi markas sementara bagi Bupati dan Sekda sembari menunggu kantor bupati asli rampung tampak padat pekerjaan. Sejumlah perwakilan SKPD tampak hilir mudik di sana. Ada yang hendak menemui bupati, sekda, atau mengurus beragam urusan lain.

Bagi mereka yang malas, tentu harus bersiap dengan sanksi yang menanti. Selain pengawasan BKD, pimpinan langsung juga bisa memberi teguran bahkan hukuman. Hal itu ditegaskan Kabid Bina Disiplin BKD Lotim Zarkasy yang mengatakan puasa tak bisa dijadikan asalan bermalas-masalan. a�?Tetap ada reward and punishment,a�? jelasnya. (Wahyu Prihadi/Selong/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *