Ketik disini

Metropolis

Bulan Depan Harus Terisi

Bagikan

MATARAM – Sebelas jabatan eselon II lingkup Pemprov NTB yang tengah mengalami kekosongan akan segera terisi. Panitia Seleksi (pansel) pun kini mulai dipersiapkan untuk menjaring calon pejabat baru.

a�?Sudah mulai siapkan pansel sekarang. Memang tidak boleh terlalu lama kekosongan itu,a�? kata Wakil Gubernur (Wagub) NTB H. Muhammad Amin di ruang kerjanya, kemarin 6/6).

Diketahui, kekosongan jabatan eselon II itu adalah imbas dari mutasi besar-besaran yang dilakukan gubernur akhir pekan lalu.

Jabatan yang kosong adalah Kepala Dinas Sosial, Kepala Biro Umum, Kepala Biro Pemerintahan, Kepala Biro Hukum, Sekretaris Bakorluh, Kepala Dinas Kelautan Perikanan, Kepala BP3AKP, Kepala Dinas Peternakan, serta Kepala Biro Kerjasama dan SDA.

Disamping sembilan jabatan tadi, masih ada dua lagi jabatan eselon II yang masih kosong hingga kini. Diantaranya adalah jabatan Direktur RSUP NTB dan Kepala Dinas Kesehatan.

Jabatan Direktur RSUP NTB kosong disebabkan menghilangnya dr Mawardi Hamry. Sementara, Jabatan Kepala Dinas Kesehatan kosong karena Eka Junaedi memilih mundur sebagai pejabat struktural dan kini resmi menjadi fungsional di RSUP NTB.

a�?Ya setidaknya, satu bulan kedepan, jabatan yang kosong itu harus sudah terisi,a�? kata Amin.

Ia menyadari kekosongan pimpinan di sejumlah SKPD itu bisa berimbas pada pelaksanaan program. Alhasil, juga bisa berakibat semakin seretnya serapan anggaran.

a�?Kan tidak bisa lama-lama mengandalkan Plh. Jadi, harus segera dipilih pejabat definitif yang baru,a�? kata Amin.

Ia menekankan, pansel sendiri akan dilakukan secara terbuka sebagaimana ketentuan dalam UU ASN. Ia berharap calon pejabat eselon II baru yang akan terpilih kelak benar-benar yang memiliki kualifikasi dan kompetensi memadai.

a�?Pimpinan SKPD itu harus berorientasi pada hasil bukan program. Mereka harus punya daya koordinasi atau leadership skill yang lebih kuat,a�? kata Amin.

Kepala dinas juga harus memiliki integritas dan kaya akan inovasi.

a�?Yang kita butuhkan adalah pimpinan yang mampu bekerjasama, mampu menggerakan potensi di instansinya secara maksimal untuk mendorong pembangunan daerah,a�? pungkas Amin. (uki/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *