Ketik disini

Selong

Petani Kentang Berharap Untung

Bagikan

SELONG – Musim panen tiba. Petani kentang di Sembalun, Lombok Timur (Lotim) berharap keberuntungan bisa diperoleh pada masa panen kali ini. Jika hasil melimpah, dipastikan pundi-pundi rupiah yang mereka kumpulkan juga bertambah.

a�?Mudah-mudahan hasilnya banyak dan bagus,a�? kata Ketua Kelompok Tani Haorsela, Sembalun, H Minardi, kemarin (7/6).

Dengan total 224 ton bibit yang ditanam dbeberapa bulan lalu, hitung-hitungannya jika normal panen bisa lebih dari 2.000 ton. a�?Sekarang masa panen sudah mulai, bergantian sawah satu dan lainnya,a�? jawabnya.

Berdasar harga yang sudah disepakati tahun 2015-2016, perkilogram kentang dihargakan Rp 6.500. Harga tersebut tetap sama selama dua tahun. Keuntungan dari pola tersebut, jika harga dipasaran anjlok, petani tak akan terdampak. Namun sebaliknya jika harga sedang bagus-bagusnya pemasukan petani cenderung konstan.

a�?Harapan kami bisa Rp 7.000 perkilogram,a�? ujarnya.

Untuk menyempurnakan pola yang ada, dia juga berharap penentuan harga dilakukan setiap tahun. Pasalnya inflasi terjadi setiap saat. Belum lagi beragam keperluan selama masa penanaman yang juga harus dikeluarkan meningkat setiap waktunya.

a�?Wacana itu sudah lama, tapi sampai sekarang belum bisa,a�? jelasnya.

Terpisah Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura NTB Husnul Fauzi mengatakan harapan serupa. Penunjauan bisa dilakukan setiap tahun. Tak terbatas pada penentuan harga semata, banyak hal bisa dikalkulasi ulang dengan pola tersebut.

a�?Saat ini masih dua tahunan untuk harga,a�? jawabnya.

Terkait keinginan petani adanya kenaikan harga pembelian, ia mengatakan pihak perusahaan yang membeli dari petani juga haus dipikirkan. Pasalnya mereka mengeluarkan sejumlah biaya yang tak sedikit untuk menjalankan bisnisnya.

a�?Harga yang ada sudah bagus, bertahap tentu akan naik,a�? tandasnya. (yuk/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *