Ketik disini

Giri Menang

Potensi PAD Kembali Berkurang

Bagikan

GIRI MENANG – Diubahnya puskesmas menjadi badan layanan umum daerah (BLUD) berimbas pada pendapatan asli daerah (PAD). Segala operasional puskesmas pun sudah tidak lagi mendapat sokongan APBD.

Kepala Dinas Kesehatan Rahman Sahnan Putra mengatakan, sejak menjadi BLUD di awal tahun ini, retribusi kesehatan di puskesmas tidak lagi tercatat di PAD. a�?Sudah tidak masuk dalam PAD,a�? kata dia.

Rahman mengatakan, retribusi kesehatan di puskesmas, sekarang ini dikelola langsung oleh BLUD, dalam hal ini puskesmas. Dimana setiap retribusi yang didapat, dikembalikan langsung dalam bentuk pelayanan.

a�?Tetap dilaporkan setiap retribusi yang didapat, tapi bukan masuk untuk kas puskesmas,a�? ujarnya.

Lebih lanjut, Rahman menjelaskan, roh BLUD memang seperti yang saat ini sedang diimplementasikan puskesmas.

Meski diakuinya berpotensi mengurangi PAD, tetapi setiap retribusi kesehatan, langsung dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk pelayanan.

a�?Tapi tetap melalui prosedur, perencanaan, serta pengajuan ke Dikes. Kita kembalikan dalam bentuk pelayanan,a�? terangnya.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan penyesuaian tarif terhadap retribusi kesehatan. Jika sebelumnya masyarakat ditarik Rp 5 ribu, sekarang retribusi kesehatan dipatok sebesar Rp 12 ribu.

a�?Ini kita sesuaikan dengan Permenkes 59 tahun 2014,a�? kata Rahman.

Meski terdapat kenaikan tarif, pihaknya tetap memberikan bantuan iuran, baik melalui pendanaan pusat maupun daerah.

a�?Ada 381 ribu orang yang mendapatkan bantuan, ini jauh di atas jumlah masyarakat miskin kita yang sekitar 111 ribu orang,a�? tandasnya.(dit/r6)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *