Ketik disini

Headline Metropolis

Pusat Jangan Impor Dululah!

Bagikan

MATARAM – Di tengah rencana impor bawang merah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB mengingatkan pemerintah pusat terkait komitmen mereka untuk memaksimalkan penyerapan hasil produksi dalam daerah.

a�?Kemampuan berproduksi masyarakat di daerah harus diamankan. Maksimalkan dulu serapan bawang merah di dalam negeri baru impor,a�? kata Asisten II Pemprov NTB H. Lalu Gita Aryadi, Senin (6/6).

Untuk saat ini, hasil produksi bawang di NTB pun belum maksimal diserap oleh Bulog. Yang baru terserap hanya sekitar 477 ton.

a�?Masih ada sisanya yang perlu diserap, tetapi kan menunggu Bulog selesai mendistribusikannya di Jakarta. Kalau bawang kan tidak bisa disimpan terlalu lama,a�? lanjutnya.

Namun, Pemprov NTB mengaku sudah berkoordinasi dengan Bulog agar segera menuntaskan penyerapan itu.

Jika produksi bawang benar-benar telah terserap maksimal, barulah pusat bisa mengambil kebijakan untuk impor bawang.

a�?Jadi, jangan impor dulu kalau bawang lokal saja belum diserap maksimal. Semangat produksi para petani kita harus dijaga,a�? kata Gita.

Sejauh ini, dipastikan bahwa kebutuhan bawang merah di NTB sudah terpenuhi selama Ramadan. Total produksi bawang merah setahun mencapai 15 ribu ton dengan konsumsi daerah saat ini sudah tercukupi sebanyak lima ribu hingga enam ribu untuk dua bulan ke depan.

Termasuk di dalamnya stok untuk Ramadan hingga masa panen. (uki/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *