Ketik disini

Bima - Dompu

Kompleks Pasar Senggol Terbakar

Bagikan

KOTA BIMA – Kompleks Pasar Senggol Kota Bima terbakar sekitar pukul 04.00 Wita, kemarin (8/6). Sejumlah toko menjadi sasaran amukan si jago merah.

Tiga lokal toko hangus terbakar. Barang dagangan seperti baju, kain, celana, dan lain tak ada yang tersisa. Semuanya menjadi abu akibat jilatan api yang mengamuk saat sahur itu. Sedangkan, toko lainnya tidak terlalu parah.

Kebakaran ini diduga kuat karena kurangnya sistem keamanan di kompleks tersebut. Tidak ada petugas khusus yang menjaga. Selain itu, ada dugaan karena arus pendek.

Salah seorang pemilik toko Rafik mengaku, kaget saat mendapat kabar kebakaran tersebut. Untungnya toko yang ia sewa tidak rata dengan tanah. Tokonya terbakar di bagian atap dan plafon. Sementara barang dagangannya berhasil diselamatkan.

a�?Api baru masuk lewat atap, bagian bawah belum disentuh,a�? jelasnya.

Terkait penyebab kebakaran tersebut, Rafik mengaku tidak tahu.A� Ia menduga, kebakaran ini terjadi karena kurangnya petugas keamanan di kompleks pasar tersebut.

Padahal setiap bulan pemilik toko rutin membayar retribusi. Sementara untuk uang keamanan dipungut setiap hari.

a�?Mestinya pemerintah menempatkan petugas yang jaga khusus di kompleks ini,a�? ujarnya.

Pria 43 tahun ini menyebutkan, toko tersebut milik Pemerintah Kota Bima. Namun mereka sewa per tahun. Sebagai pemilik bangunan, ia berharap pemerintah bisa menempatkan petugas keamanan di kompleks tersebut guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

a�?Tahun ini saja sudah dua kasus kebakaran. Harusnya ada yang jaga,a�? pinta dia.

Hal senada diungkapkan Sumiati, 45 tahun. Pemilik tiga lokal toko pakaian yang ludes terbakar ini belum berani memastikan penyebab kebakaran.A� Ia menduga, kebakaran terjadi karena kurangnya keamanan di lokasi tersebut.

Akibat kebakaran ini, Sumiati mengaku, rugi sekitar Rp 2 miliar. Ia berharap pemerintah menempatkan petugas keamanan.

a�?Saya baru saja pulang belanja dari Surabaya. Tiga toko saya baru diisi barang baru semua,a�? ujarnya.

Kabid Pendapatan Lain Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Bima FajaruddinA� turun ke lokasi kebakaran.

Fajaruddin mengaku, sebelumnya pernah mendapat masukan dari penyewa toko agar ditempatkan petugas keamanan. Tapi, hingga saat ini belum bisa dipenuhi.

a�?Masukan itu akan kami pertimbangkan,a�? katanya.

Mengingat bangunan tersebut milik pemerintah, Fajaruddin berjanji akan memenuhi keinginan penyewa. Rencananya dalam waktu dekat akan dilakukan rapat koordinasi.

Seperti DPPKAD, Satpol PP, dan juga Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpolinmas) Kota Bima.

a�?Untuk jumlah kerugian akibat kebakaran, kami masih mendata,a�? akunya.

Sementara KBO Satreskrim Polres Bima Kota IPTU Hilmi Prayoga menjelaskan, tim identifikasi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hasil olah TKP belum bisa disimpulkan. Begitu juga halnya dengan penyebab kebakaran.

a�?Hasilnya seperti apa belum bisa disimpulkan. Begitu juga untuk penyebabnya,a�? tandas Hilmi.

Sementara, pasca kebakaran Wakil Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin turun ke lokasi.A� Orang nomor dua di Kota Bima ini sempat berbincang dengan Sumiati pemilik toko yang menjadi korban kebakaran.

HA Rahman meminta asosiasi pedagang pasar memberikan sosialisasi pada anggota. Supaya memasang instalasi listrik yang sesuai standar.

a�?Ini merupakan perhatian kita bersama. Supaya tidak terulang kembali kejadian kebakaran seperti ini,a�? jelasnya.

Menurut dia, musibah yang menimpa Sumiati harus dijadikan pembelajaran agar lebih hati-hati. Pada kesempatan itu, HA Rahman juga memerintahkan Kepala BPBD Kota BimaA� H Syarafudin untuk mendata jumlah kerugian Sumiati.

a�?Supaya korban bisa mendapat bantuan dari Pemerintah Kota Bima,a�? tegasnya. (yet/nk/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *